sebuah pertemuan singkat yaitu pd tgl 03-04 april di kaligawe yg membuat semua cerita ini...
pd awal pertemuan kita, mungkin telah ada rasa yg entah bgmn menjelaskannya...
namun,setelah pertemuan tersebut ternyata berlanjut hingga masa PDKT selama 1 bulan...
tak ku sangka hanya dengan sebuah pertemuan singkat itu,ternyata aq memutuskan untuk menjalani sebuah hubungan yg disebut "pacaran"...
ya... dialah cinta pertama ku...
masih teringat jelas dalam ingatan ku bagaiman cara dia menyatakan cintanya...
saat itu hari sabtu,22mei 2010 tepatnya pd pukul 15.15...
saat itu aku baru pulang rapat, saat aq melihat HP, ada sms darinya yg isinya "i lope u pulll"...
saat itu entah apa yg aq rasakan...
seperti tak menyangka semua akan seperti ini...
dan akhirnya pun di menembak aq lewt tlp,msh dijalan,baru plg sekolah,dan naasnya dia msh sakit cikungunya...
ya... itulah perjuangan cinta...
aq pikir dia sangat berharga untuk ku...
walaupun banyak keraguan dalam hati ku dengan hubungan long distance...
setelah berjalan selama 6 bulan...
pada bulan okt lah awal kehancuran hati dan semua kisah indah ku bersamanya...
saat itu dia sedang PKL...
ya... ternyata dia diam" menjalin hubungan dgn teman PKLnya...
sakit hati ini...
apa lagi bulan itu adalah bulan yg sangat aq tunggu"...
bulan dimana aq pikir ini adalah awal yg indah untuk ku...
tetapi ternyata bertolsk belakang dan jauh dgn harapan ku...
eantah harus apa yg aq perbuat...
meninggalkan nya dan merelakannya dgn wanita lain lah yg aq pilih...
walaupun berat, aq ingin dia tau cinta q tulus....
saat aq bisa merelakanya dgn org lain...
ternyata penderitaan ku belum usai...
teman, bahkan sahabat ku yg paling aq percaya ternyata diam" menyimpan rasa dgn dirinya(S)...
sungguh perih yg aq rasakan ini benar" tak sanggup aq tahan dan aq lewati...
persahabatan yg terjalin selama 1th kandas begitu saja bahkan hanya menyisakan sejuta luka yg sangat sulit untuk aq lupakan dan aq obati....
hingga akhirnya hubungan ku dgn dia(s)kembali seperti dulu walaupun tidak ada kata balikan,namun hubungan kita tetap mesra...
dan itulah yg aq harapkan...
sampai akhirnya aq sadar bahwa dia(s)tidak mungkin aq genggam terus...
dia bukan hanya milik ku..
dia harus menjalani hidupnya tanpa ku...
walaupun berat... namun aq coba...
dan sampai saat ini hubungan kita tetap seperti itu...
entah sampai kapan...
aq harap aq bisa menjalin hubungan yg lebih serius lg dgn nya seperti dulu....
i will always love u...
and you will always still the one....
inikah cinta sejati???
- By about me
- 0 komentar
Tuhan....
Aku tak tau mengapa semua ini terjadi...
Bagaikan sebuah mimpi yang entah kapan akan berakhir....
Saat pertama ku jumpa dirinya....
Hati ini telah merasakan sesuatu yang berdeba....
Hingga akhirnya semua pun terjadi....
Kisah cinta yang berawal dari sebuah perrtemuan singkat....
Yang berjalan dengan ribuan kisah bahkan terlalu banyak tetesan air mata....
Namun mengapa hati ini rasanya tak ingin berpaling darinnya???
Dia yang selalu aku pikirkan siang dan malam...
Namun, tak pernah sekalipun dia hadir di mimpiku....
Kenapa Tuhan???
Dia yang telah membuat ku mencintainya...
Dia pula yang telah mengukirkan luka di hati ku...
Namun, aku sadar...
Bahwa ternyata hanya dia sendiri yang dapat menghapus luka tersebut....
Saat ku didekatnya semua rasa sakit yang dulu seakan hilang seketika....
Dan sekarang aku tau Tuhan,... mengapa dia tak pernah dapat hadir dimimpiku...
Dia bukanlah untuk aku mimpikan namun untuk kenyataan ku....
Sebuah kenyataan yang tidak akan pernah hilang...
Bukan seperti mimpi yang akan hilang ketika ku membuka mata....
Inikah yang dinamakan cinta sejati???
Ku harap dialah yang menjadi cerita nyata ku....
Superman & supergirl (22 mei 2010)
Aku tak tau mengapa semua ini terjadi...
Bagaikan sebuah mimpi yang entah kapan akan berakhir....
Saat pertama ku jumpa dirinya....
Hati ini telah merasakan sesuatu yang berdeba....
Hingga akhirnya semua pun terjadi....
Kisah cinta yang berawal dari sebuah perrtemuan singkat....
Yang berjalan dengan ribuan kisah bahkan terlalu banyak tetesan air mata....
Namun mengapa hati ini rasanya tak ingin berpaling darinnya???
Dia yang selalu aku pikirkan siang dan malam...
Namun, tak pernah sekalipun dia hadir di mimpiku....
Kenapa Tuhan???
Dia yang telah membuat ku mencintainya...
Dia pula yang telah mengukirkan luka di hati ku...
Namun, aku sadar...
Bahwa ternyata hanya dia sendiri yang dapat menghapus luka tersebut....
Saat ku didekatnya semua rasa sakit yang dulu seakan hilang seketika....
Dan sekarang aku tau Tuhan,... mengapa dia tak pernah dapat hadir dimimpiku...
Dia bukanlah untuk aku mimpikan namun untuk kenyataan ku....
Sebuah kenyataan yang tidak akan pernah hilang...
Bukan seperti mimpi yang akan hilang ketika ku membuka mata....
Inikah yang dinamakan cinta sejati???
Ku harap dialah yang menjadi cerita nyata ku....
Superman & supergirl (22 mei 2010)
tedhak siti
- By about me
- 0 komentar
TEDAK Siten. Inilah salah satu tradisi masyarakat Jawa yang mulai digerus zaman. Tedak Siten sendiri berasal dari kata Tedak yang berarti menapakkan kaki atau langkah, dan Siten yang berasal dari kata siti berarti tanah. Maka, Tedak Siten adalah turun (ke) tanah atau mudhun lemah. Lengkapnya, tradisi ini diperuntyukkan bagi bayi berusai 7 lapan atau 7 x 35 hari (245 hari). Jumlah selapan adalah 35 hari menurut perhitungan Jawa berdasarkan hari pasaran, yaitu Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage. Pada usia 245 hari, si anak mulai menapakkan kakinya pertama kali di tanah, untuk belajar duduk dan belajar berjalan. Ritual ini menggambarkan kesiapan seorang anak (bayi) untuk menghadapi kehidupannya.
Biasanya, kesempatan bahagia ini harus diselenggarakan pada pagi hari, di bagian depan dari pekarangan rumah. Kecuali orang tua dan keluarga, beberapa orang tua juga hadir untuk memberikan berkat kepada anak. Yang diperlukan sajen / korban tidak boleh dilupakan. Ianya melambangkan permintaan dan berdoa kepada Allah Maha Kuasa untuk menerima berkat dan perlindungan dari HIM, untuk menerima berkat dari nenek moyang, untuk memberantas kejahatan dari perbuatan buruk manusia dan semangat. T Upacara ritual dapat dilaksanakan dalam rangka dan keselamatan.
Tedak Siten juga sebagai bentuk pengharapan orang tua terhadap buah hatinya agar si anak kelak siap dan sukses menampaki kehidupan yang penuh dengan rintangan dan hambatan dengan bimbingan orang tuanya. Ritual ini sekaligus sebagai wujud penghormatan terhadap siti (bumi) yang memberi banyak hal dalam kehidupan manusia.
Pada zaman dulu, masih banyak masyarakat Jawa yang melakukan ritual ini untuk anaknya. Sejumlah perlengkapan untuk ritual ini adalah Jadah (tetel) tujuh warna, jadah merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan parutan kelapa muda dengan ditambahi garam agar rasanya gurih, warna jadah 7 rupa itu yaitu warna merah, putih, hitam, kuning, biru, jingga dan ungu. Makna yang terkandung dalam jadah ini merupakan simbol kehidupan yang akan dilalui oleh si anak, mulai dia menapakkan kakinya pertama kali di bumi ini sampai dia dewasa, sedangkan warna-warna tersebut merupakan gambaran dalam kehidupan si anak akan menghapai banyak pilihan dan rintangan yang harus dilaluinya. jadah 7 warna disusun mulai dari warna yang gelap ke terang, hal ini menggambarkan bahwa masalah yang dihadapi si anak mulai dari yang berat sampai yang ringan, maksudnya seberat apapun masalahnya pasti ada titik terangnya yang disitu terdapat penyelesaiannya.
Tumpeng dengan perlengkapannya, tumpeng merupakan nasi yang dibentuk seperti kerucut yang disajikan dengan urap sayur (hidangan yang terbuat dari sayur kacang panjang, kangkung dan kecampah yang diberi bumbu kelapa yang telah dikukus atau disangrai) dan ingkung ayam. Tumpeng melambangkan permohan orang tua kepada sang Maha Pencipta aga si anak kelak menjadi anak yang berguna, sayur kacang panjang bermakna simbol umur agar si anak berumur panjang, sayur kangkung bermakna dimanapun si anak hidup dia mampu tumbuh dan berkembang, sayur kecambah merupakan simbol kesuburan dan ayam mengartikan kelak si anak dapat hidup mandiri.
Kurungan ayam yang dihiasi janur dan kertas warna-warni, kurungan ayam ini isinya bukan ayam tapi anak manusia. kurungan ayam yang dihiasi mempunyai makna di dunia nyata si anak akan di hadapkan dengan berbagai macam pilihan pekerjaan.
Tangga yang terbuat dari tebu jenis arjuna, menyiratkan harapan agar si anak mampu berjuang layaknya Arjuna yang terkenal dengan tanggung jawabnya dan sifat perjuangannya. Dalam adat Jawa tebu kependekan dari antebing kalbu yang bermakna agar si anak dalam menjalni kehidupan ini dengan tejad yang kuat dan hati yang mantap.
Prosesi ‘Tedak Siten’ di awali dengan membimbing anak menapaki jadah 7 warna yang telah disusun berdasarkan warn gelap ke terang. kemudian si anak diarahkan untuk menaiki tangga yang terbuat dari tebu arjuna, selanjutnya si anak di masukkan kedalam kurungan ayam yang telah dihiasi dan didalamnya terdapat cincin, alat tulis, kapas dan lain sebagainya, mungkin tergantung dengan perkembangan zaman kalau zaman sekarang ini bisa di masukkan barang-barang IT (HP,notenbook,PDA atau lainnya). kemudian si anak di suruh mengambi salah satu dari barang tersebut, barang yang dipilih si anak merupakan gambaran dari kegemaran dan juga pekerjaan yang diminatinya kelak setelah dewasa.
Prosesi selanjutnya yaitu sebar beras kuning yang telah dicampur dengan uang logam untuk di perebutkan, prosesi ini menggambarkan agar si abak kelak menjadi anak yang dermawan dalam lingkungannya. Prosesi terakhir yaitu si anak dimandikan dengan bunga setaman lalu mengenakan mengenakan baju yang baru. tujuannya yaitu agar si anak tetap sehat, membawa nama harum bagi keluarga, punya kehidupan yang layak, makmur dan berguna bagi lingkungannya.
Dalam acara ‘tedak siten’ sesaji yang biasa digunakan antara lain kembang boreh, bubur baro-baro, macam-maca bumbu dapur dan kinangan (bahan menginang). bubur baro-baro adalah bubur yang terbuat dari bekatul, sesaji ini ditujukan untuk kakek nini among (plasenta/ari-ari). sedangkan kembang boreh, macam-macam bumbu dapur dan kinangan, sesaji ini ditujukan untuk nenek moyang.
Selain sesaji juga ada pelengkap pedukung yaitu bubur merah, bubur putih bubur merah putih (sengkolo) yang melambangkan darah (=bubur merah) dan air mani (=bubur putih), kemudian ada juga jajanan pasar (jongkong,centil,grontol jagung,lopis,gatot dan tiwul) yang melambangkan dalam berkehidupan kita akan banyak berinteraksi dengan banyak orang dengan berbagai macam karakter sehingga si anak dapat mudah bersosialisasi dengan masyarakatnya. kamudian juga terdapat aneka pala pandem (aneka umbi-umbian) yang mempunyai makna agar si anak mempunyai sifat adap asor atau tidak sombong.
Setelah semua perlengkapan siap, maka ritual ini pun dimulai. Si anak dimandikan dengan air kembang setaman. Setelah memakai pakaian baru, sang anak dibimbing ibunya menginjak jadah (semacam nasi ketan tumbuk) 7 warna. Untuk selanjutnya sang anak dibimbing menaiki tangga yang dibuat dari tebu wulung berwarna ungu. Sang anak kemudian dimasukkan kedalam kurungan ayam berhias janur kuning dan hiasan lainnya. Dalam kurungan tersebut terdapat beberapa benda yang harus dipilih sang anak. Acara tersebut merupakan tradisi Jawa yang disebut Tedak Siten, peringatan di mana seorang anak mulai dilatih berjalan dengan menapakkan kedua kakinya di bumi.
Posisi beberapa bintang mempunyai pengaruh terhadap kelahiran seorang bayi. Perhitungan tahun matahari dibuat berdasarkan lamanya waktu bumi beredar mengelilingi matahari dengan masa 1 tahun. Tahun berdasar pengaruh matahari tersebut dirinci dalam bulan, minggu dan hari, dimana harinya berjumlah tujuh. Perhitungan kalender berdasar bulan dihitung berdasarkan lamanya waktu bulan mengelingi bumi yaitu 1 bulan. Satu tahun dalam kalender bulan ada 12 bulan dan tiap bulan dirinci menjadi pasar, pekan dan hari dimana 1 pasar ada 5 hari. Peringatan yang mendasarkan kombinasi posisi matahari dan bulan akan berulang setiap 7 x 5 hari.
Leluhur kita telah mengetahui bahwa posisi matahari dan bulan mempunyai pengaruh terhadap bumi. Seorang anak yang lahir pada weton, kelahiran tertentu mempunyai potensi tertentu. Dan weton, hari kelahiran yang berulang setiap 35 hari tersebut perlu dihormati. Bagi orang dewasa pada hari weton tersebut dibiasakan mengendalikan diri dengan cara puasa yang disebut puasa apit weton, yang dimulai sehari sebelum dan berakhir sehari sesudah weton. Puasa pada bulan purnama juga dilakukan karena pengaruh bulan purnama terhadap bumi dan diri manusia cukup besar. Demikian pula pada waktu gerhana, formasi matahari dan bulan akan mempunyai pengaruh khusus terhadap bumi dan manusia.
Sekedar catatan, pada tahun 1855, karena penanggalan bulan dianggap tidak memadai sebagai patokan para petani yang bercocok tanam, maka kalender berdasarkan rasi bintang yang berpengaruh pada musim tanam yang disebut sebagai Pranata Mangsa, dikodifikasikan oleh Mangkunegara IV dan digunakan secara resmi. Contohnya adalah rasi bintang Waluku (Orion) sebagai tanda musim tanam. Sebenarnya Pranata Mangsa ini adalah pembagian bulan yang asli Jawa dan sudah digunakan pada jaman pra-Sultan Agung. Oleh Sri Paduka Mangkunagara IV tanggalnya disesuaikan dengan penanggalan tarikh Kalender Gregorian yang merupakan kalender matahari.
Kembali ke Tedak Siten, manusia mempunyai beberapa tahap perkembangan diri. Pertama, tahap bayi yang sangat tergantung terhadap ibu dan orang lain, bisanya hanya meminta. Tahap kedua adalah anak muda yang mandiri, bisa melakukan sendiri. Tahap ketiga adalah seorang yang dewasa, yang sudah sadar walau mandiri tetapi tidak egoistis dan menyadari bahwa seseorang mempunyai saling ketergantungan dengan orang lain, tidak bisa hidup sendiri. Awal dari tahap kedua dimulai, ketika seorang anak mulai belajar berjalan, sehingga apabila menginginkan sesuatu seorang anak sudah dapat mengambil sendiri tanpa minta pertolongan orang lain. Pada waktu berjalan, kedua kaki sang anak menapak langsung dengan bumi, tidak lagi dalam gendhongan seorang ibu. Kita hidup-mati berada di bumi, makan minum, rumah, kendaraan semua berasal dari bumi, maka kita perlu menghormati bumi.
Bayi lahir dengan naluri awal, naluri dasar, untuk makan. Apa saja yang dipegangnya akan dimasukkan mulut. Berlainan dengan kesadaran seorang anak manusia yang terus berkembang, kesadaran hewan tidak berkembang, yang ada dibenaknya hanya makan. Babi yang diberikan makanan basi dan permata, jelas memilih makanan yang basi. Wajarlah seorang Gusti Yesus bersabda, Jangan berikan permata kepada babi-babi! Pada waktu seorang anak berusia 7×35 hari, 245 hari, kira-kira 8 bulan, insting-naluri bawaan genetiknya masih ada, tetapi dalam perkembangan diri selanjutnya, insting bawaan akan terdorong ke dalam bawah sadar, tertutup oleh kegiatan-kegiatan baru. Pada saat anak berusia sekitar 8 bulan tersebut, potensi anak dapat diketahui. Di Tibet pada saat usia anak yang lebih tua, kepada beberapa anak yang diperkirakan menjadi reinkarnasi dari seorang Dalai Lama, akan diberikan beberapa benda yang merupakan milik Dalai Lama yang telah meninggal sebelumnya. Mereka
yang dapat memilih dengan tepat, berdasar naluri, instingnya yang terbawa dari kehidupan lalu akan dipilih sebagai Dalai Lama yang baru. Konon, Tiga Orang Suci dari Timur datang ke Timur Tengah setelah melihat posisi rasi bintang dan untuk memverifikasi apakah yang anak yang lahir betul seorang Masiha dengan cara yang hampir sama. Bagi yang percaya, seseorang yang mati dan masih punya keterikatan dengan keduniawian, jiwanya masih akan meneruskan evolusi yang belum diselesaikan dalam kehidupannya. Dia akan lahir lagi mendapatkan orang tua, lingkungan yang menunjang evolusi jiwanya. Pemilihan beberapa benda dalam Tedak Siten seperti buku tulis, dompet, perhiasan, gunting, kitab sastra, ataupun alat bela diri, selaras dengan pengetahuan itu. Potensi anak akan nampak dengan jelas, sehingga orang tua paham bagaimana meningkatkan potensi anak sebaik-baiknya.
Pada dasarnya kita hidup di dunia, terkurung, terbelenggu oleh dunia. Dalam Tedak Siten, dapat dilihat anak yang sebenarnya tidak senang dimasukkan ke dalam kurungan dan menangis minta pertolongan pada ibunya. Manusia yang sadar pun ingin kembali kepada Bunda Ilahi. Bagi penganut spiritual, baik harta, tahta ataupun ilmu pengetahuan adalah modal awal untuk membebaskan diri dari belenggu dunia. Seorang Guru datang untuk membebaskan diri manusia dari kurungan. Tetapi yang diharapkan manusia adalah Guru yang memberikan pengetahuan untuk hidup sukses dalam kurungan. Diri yang lepas dari kurungan dunia tidak berarti melarikan diri dari dunia, hanya tidak terikat dengan dunia. Hidup semata-mata hanya berupa persembahan, ibadah. Sepi dari Pamrih, keinginan dunia dan Rame ing Gawe, tetap berkarya sepanjang hidupnya.
Tentu saja ada makna dalam mandi kembang setaman dan menginjak jadah 7 warna, demikian pula dengan upacara yang dilakukan di alam terbuka dan lain sebagainya.
http://www.google.co.id/#q=tradisi+tedhak+siti&hl=id&prmd=ivns&ei=Qv1pTvTNKcftrAe5vrHJBQ&sqi=2&start=10&sa=N&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.&fp=47d6305f5f0
Biasanya, kesempatan bahagia ini harus diselenggarakan pada pagi hari, di bagian depan dari pekarangan rumah. Kecuali orang tua dan keluarga, beberapa orang tua juga hadir untuk memberikan berkat kepada anak. Yang diperlukan sajen / korban tidak boleh dilupakan. Ianya melambangkan permintaan dan berdoa kepada Allah Maha Kuasa untuk menerima berkat dan perlindungan dari HIM, untuk menerima berkat dari nenek moyang, untuk memberantas kejahatan dari perbuatan buruk manusia dan semangat. T Upacara ritual dapat dilaksanakan dalam rangka dan keselamatan.
Tedak Siten juga sebagai bentuk pengharapan orang tua terhadap buah hatinya agar si anak kelak siap dan sukses menampaki kehidupan yang penuh dengan rintangan dan hambatan dengan bimbingan orang tuanya. Ritual ini sekaligus sebagai wujud penghormatan terhadap siti (bumi) yang memberi banyak hal dalam kehidupan manusia.
Pada zaman dulu, masih banyak masyarakat Jawa yang melakukan ritual ini untuk anaknya. Sejumlah perlengkapan untuk ritual ini adalah Jadah (tetel) tujuh warna, jadah merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan parutan kelapa muda dengan ditambahi garam agar rasanya gurih, warna jadah 7 rupa itu yaitu warna merah, putih, hitam, kuning, biru, jingga dan ungu. Makna yang terkandung dalam jadah ini merupakan simbol kehidupan yang akan dilalui oleh si anak, mulai dia menapakkan kakinya pertama kali di bumi ini sampai dia dewasa, sedangkan warna-warna tersebut merupakan gambaran dalam kehidupan si anak akan menghapai banyak pilihan dan rintangan yang harus dilaluinya. jadah 7 warna disusun mulai dari warna yang gelap ke terang, hal ini menggambarkan bahwa masalah yang dihadapi si anak mulai dari yang berat sampai yang ringan, maksudnya seberat apapun masalahnya pasti ada titik terangnya yang disitu terdapat penyelesaiannya.
Tumpeng dengan perlengkapannya, tumpeng merupakan nasi yang dibentuk seperti kerucut yang disajikan dengan urap sayur (hidangan yang terbuat dari sayur kacang panjang, kangkung dan kecampah yang diberi bumbu kelapa yang telah dikukus atau disangrai) dan ingkung ayam. Tumpeng melambangkan permohan orang tua kepada sang Maha Pencipta aga si anak kelak menjadi anak yang berguna, sayur kacang panjang bermakna simbol umur agar si anak berumur panjang, sayur kangkung bermakna dimanapun si anak hidup dia mampu tumbuh dan berkembang, sayur kecambah merupakan simbol kesuburan dan ayam mengartikan kelak si anak dapat hidup mandiri.
Kurungan ayam yang dihiasi janur dan kertas warna-warni, kurungan ayam ini isinya bukan ayam tapi anak manusia. kurungan ayam yang dihiasi mempunyai makna di dunia nyata si anak akan di hadapkan dengan berbagai macam pilihan pekerjaan.
Tangga yang terbuat dari tebu jenis arjuna, menyiratkan harapan agar si anak mampu berjuang layaknya Arjuna yang terkenal dengan tanggung jawabnya dan sifat perjuangannya. Dalam adat Jawa tebu kependekan dari antebing kalbu yang bermakna agar si anak dalam menjalni kehidupan ini dengan tejad yang kuat dan hati yang mantap.
Prosesi ‘Tedak Siten’ di awali dengan membimbing anak menapaki jadah 7 warna yang telah disusun berdasarkan warn gelap ke terang. kemudian si anak diarahkan untuk menaiki tangga yang terbuat dari tebu arjuna, selanjutnya si anak di masukkan kedalam kurungan ayam yang telah dihiasi dan didalamnya terdapat cincin, alat tulis, kapas dan lain sebagainya, mungkin tergantung dengan perkembangan zaman kalau zaman sekarang ini bisa di masukkan barang-barang IT (HP,notenbook,PDA atau lainnya). kemudian si anak di suruh mengambi salah satu dari barang tersebut, barang yang dipilih si anak merupakan gambaran dari kegemaran dan juga pekerjaan yang diminatinya kelak setelah dewasa.
Prosesi selanjutnya yaitu sebar beras kuning yang telah dicampur dengan uang logam untuk di perebutkan, prosesi ini menggambarkan agar si abak kelak menjadi anak yang dermawan dalam lingkungannya. Prosesi terakhir yaitu si anak dimandikan dengan bunga setaman lalu mengenakan mengenakan baju yang baru. tujuannya yaitu agar si anak tetap sehat, membawa nama harum bagi keluarga, punya kehidupan yang layak, makmur dan berguna bagi lingkungannya.
Dalam acara ‘tedak siten’ sesaji yang biasa digunakan antara lain kembang boreh, bubur baro-baro, macam-maca bumbu dapur dan kinangan (bahan menginang). bubur baro-baro adalah bubur yang terbuat dari bekatul, sesaji ini ditujukan untuk kakek nini among (plasenta/ari-ari). sedangkan kembang boreh, macam-macam bumbu dapur dan kinangan, sesaji ini ditujukan untuk nenek moyang.
Selain sesaji juga ada pelengkap pedukung yaitu bubur merah, bubur putih bubur merah putih (sengkolo) yang melambangkan darah (=bubur merah) dan air mani (=bubur putih), kemudian ada juga jajanan pasar (jongkong,centil,grontol jagung,lopis,gatot dan tiwul) yang melambangkan dalam berkehidupan kita akan banyak berinteraksi dengan banyak orang dengan berbagai macam karakter sehingga si anak dapat mudah bersosialisasi dengan masyarakatnya. kamudian juga terdapat aneka pala pandem (aneka umbi-umbian) yang mempunyai makna agar si anak mempunyai sifat adap asor atau tidak sombong.
Setelah semua perlengkapan siap, maka ritual ini pun dimulai. Si anak dimandikan dengan air kembang setaman. Setelah memakai pakaian baru, sang anak dibimbing ibunya menginjak jadah (semacam nasi ketan tumbuk) 7 warna. Untuk selanjutnya sang anak dibimbing menaiki tangga yang dibuat dari tebu wulung berwarna ungu. Sang anak kemudian dimasukkan kedalam kurungan ayam berhias janur kuning dan hiasan lainnya. Dalam kurungan tersebut terdapat beberapa benda yang harus dipilih sang anak. Acara tersebut merupakan tradisi Jawa yang disebut Tedak Siten, peringatan di mana seorang anak mulai dilatih berjalan dengan menapakkan kedua kakinya di bumi.
Posisi beberapa bintang mempunyai pengaruh terhadap kelahiran seorang bayi. Perhitungan tahun matahari dibuat berdasarkan lamanya waktu bumi beredar mengelilingi matahari dengan masa 1 tahun. Tahun berdasar pengaruh matahari tersebut dirinci dalam bulan, minggu dan hari, dimana harinya berjumlah tujuh. Perhitungan kalender berdasar bulan dihitung berdasarkan lamanya waktu bulan mengelingi bumi yaitu 1 bulan. Satu tahun dalam kalender bulan ada 12 bulan dan tiap bulan dirinci menjadi pasar, pekan dan hari dimana 1 pasar ada 5 hari. Peringatan yang mendasarkan kombinasi posisi matahari dan bulan akan berulang setiap 7 x 5 hari.
Leluhur kita telah mengetahui bahwa posisi matahari dan bulan mempunyai pengaruh terhadap bumi. Seorang anak yang lahir pada weton, kelahiran tertentu mempunyai potensi tertentu. Dan weton, hari kelahiran yang berulang setiap 35 hari tersebut perlu dihormati. Bagi orang dewasa pada hari weton tersebut dibiasakan mengendalikan diri dengan cara puasa yang disebut puasa apit weton, yang dimulai sehari sebelum dan berakhir sehari sesudah weton. Puasa pada bulan purnama juga dilakukan karena pengaruh bulan purnama terhadap bumi dan diri manusia cukup besar. Demikian pula pada waktu gerhana, formasi matahari dan bulan akan mempunyai pengaruh khusus terhadap bumi dan manusia.
Sekedar catatan, pada tahun 1855, karena penanggalan bulan dianggap tidak memadai sebagai patokan para petani yang bercocok tanam, maka kalender berdasarkan rasi bintang yang berpengaruh pada musim tanam yang disebut sebagai Pranata Mangsa, dikodifikasikan oleh Mangkunegara IV dan digunakan secara resmi. Contohnya adalah rasi bintang Waluku (Orion) sebagai tanda musim tanam. Sebenarnya Pranata Mangsa ini adalah pembagian bulan yang asli Jawa dan sudah digunakan pada jaman pra-Sultan Agung. Oleh Sri Paduka Mangkunagara IV tanggalnya disesuaikan dengan penanggalan tarikh Kalender Gregorian yang merupakan kalender matahari.
Kembali ke Tedak Siten, manusia mempunyai beberapa tahap perkembangan diri. Pertama, tahap bayi yang sangat tergantung terhadap ibu dan orang lain, bisanya hanya meminta. Tahap kedua adalah anak muda yang mandiri, bisa melakukan sendiri. Tahap ketiga adalah seorang yang dewasa, yang sudah sadar walau mandiri tetapi tidak egoistis dan menyadari bahwa seseorang mempunyai saling ketergantungan dengan orang lain, tidak bisa hidup sendiri. Awal dari tahap kedua dimulai, ketika seorang anak mulai belajar berjalan, sehingga apabila menginginkan sesuatu seorang anak sudah dapat mengambil sendiri tanpa minta pertolongan orang lain. Pada waktu berjalan, kedua kaki sang anak menapak langsung dengan bumi, tidak lagi dalam gendhongan seorang ibu. Kita hidup-mati berada di bumi, makan minum, rumah, kendaraan semua berasal dari bumi, maka kita perlu menghormati bumi.
Bayi lahir dengan naluri awal, naluri dasar, untuk makan. Apa saja yang dipegangnya akan dimasukkan mulut. Berlainan dengan kesadaran seorang anak manusia yang terus berkembang, kesadaran hewan tidak berkembang, yang ada dibenaknya hanya makan. Babi yang diberikan makanan basi dan permata, jelas memilih makanan yang basi. Wajarlah seorang Gusti Yesus bersabda, Jangan berikan permata kepada babi-babi! Pada waktu seorang anak berusia 7×35 hari, 245 hari, kira-kira 8 bulan, insting-naluri bawaan genetiknya masih ada, tetapi dalam perkembangan diri selanjutnya, insting bawaan akan terdorong ke dalam bawah sadar, tertutup oleh kegiatan-kegiatan baru. Pada saat anak berusia sekitar 8 bulan tersebut, potensi anak dapat diketahui. Di Tibet pada saat usia anak yang lebih tua, kepada beberapa anak yang diperkirakan menjadi reinkarnasi dari seorang Dalai Lama, akan diberikan beberapa benda yang merupakan milik Dalai Lama yang telah meninggal sebelumnya. Mereka
yang dapat memilih dengan tepat, berdasar naluri, instingnya yang terbawa dari kehidupan lalu akan dipilih sebagai Dalai Lama yang baru. Konon, Tiga Orang Suci dari Timur datang ke Timur Tengah setelah melihat posisi rasi bintang dan untuk memverifikasi apakah yang anak yang lahir betul seorang Masiha dengan cara yang hampir sama. Bagi yang percaya, seseorang yang mati dan masih punya keterikatan dengan keduniawian, jiwanya masih akan meneruskan evolusi yang belum diselesaikan dalam kehidupannya. Dia akan lahir lagi mendapatkan orang tua, lingkungan yang menunjang evolusi jiwanya. Pemilihan beberapa benda dalam Tedak Siten seperti buku tulis, dompet, perhiasan, gunting, kitab sastra, ataupun alat bela diri, selaras dengan pengetahuan itu. Potensi anak akan nampak dengan jelas, sehingga orang tua paham bagaimana meningkatkan potensi anak sebaik-baiknya.
Pada dasarnya kita hidup di dunia, terkurung, terbelenggu oleh dunia. Dalam Tedak Siten, dapat dilihat anak yang sebenarnya tidak senang dimasukkan ke dalam kurungan dan menangis minta pertolongan pada ibunya. Manusia yang sadar pun ingin kembali kepada Bunda Ilahi. Bagi penganut spiritual, baik harta, tahta ataupun ilmu pengetahuan adalah modal awal untuk membebaskan diri dari belenggu dunia. Seorang Guru datang untuk membebaskan diri manusia dari kurungan. Tetapi yang diharapkan manusia adalah Guru yang memberikan pengetahuan untuk hidup sukses dalam kurungan. Diri yang lepas dari kurungan dunia tidak berarti melarikan diri dari dunia, hanya tidak terikat dengan dunia. Hidup semata-mata hanya berupa persembahan, ibadah. Sepi dari Pamrih, keinginan dunia dan Rame ing Gawe, tetap berkarya sepanjang hidupnya.
Tentu saja ada makna dalam mandi kembang setaman dan menginjak jadah 7 warna, demikian pula dengan upacara yang dilakukan di alam terbuka dan lain sebagainya.
http://www.google.co.id/#q=tradisi+tedhak+siti&hl=id&prmd=ivns&ei=Qv1pTvTNKcftrAe5vrHJBQ&sqi=2&start=10&sa=N&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.&fp=47d6305f5f0
indominMap
- Rabu, 13 April 2011
- By about me
- 0 komentar
Indomindmap
Metode Otak Unggul283(MOU283) adalah metode yang dikembangkan dengan mendasarkan pada pengetahuan otak (neuroscience). Pengetahuan manusia tentang neuroscience, seperti penemuan otak kiri dan otak kanan oleh Roger Sperry. Struktur otak, dan perilaku neuro connection (koneksi sel syaraf) telah memberi pengaruh yang luar biasa terhadap proses pembelajaran dan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Di masa sekarang, metode semacam ini digunakan dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi di dunia pendidikan mulai dari tingkat pendidikan usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi. Di berbagai Negara, metode semacam ini menjadi kurikulum di sekolah-sekolah. Dengan MOU283, otak kiri dan otak kanan dapat digunakan secara sinergis dan simultan (Whole Brain) sehingga proses belajar mengajar berubah dari sekedar Teaching WHAT to Learn (ibarat memberi ikan) menjadi Teaching HOW to Learn (ibarat memberi kail).
Sedangkan Mind Map adalah “Alternative pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran linier. [Mind Map] menggapai ke segala arah dan merangkai berbagai pikiran dari segala sudut.”( Michael Michalko, “Cracking Creativity”, dalam Tony Buzan, “Buku Pintar Mind Map”, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007)
Salah Satu Komponen MOU 283 adalah indoMindMap
IndoMindMap merupakan Alat berpikir aktif dan kreatif yang memiliki dasar seperti MindMap tapi sudah dimodifikasi agar sesuai dengan Bahasa dan budaya Indonesia serta dilengkapi dengan metode Cluster Map sehingga lebih mudah untuk dipelajari bangsa Indonesia.
Sedangkan MindMap Sendiri
* Merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke luar dari otak
* Merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikiran kita. Mind Map juga sangat sederhana.
* Merupakan powerfull thinking tools yang dapat mensinergikan otak kiri dan otak kanan.
* Dapat digunakan dalam seluruh aspek kehidupan manusia dengan cara menentukan ide utama kemudian eksplorisasi bagian-bagianya melalui imajinasi dan asosiasi.
oleh karena itu,
indoMindMap sangat diperlukan karena pada dasarnya otak kita mengingat segala sesuatu dalam bentuk gambar dan warna. Bagaimana bisa demikian? Coba bayangkan apabila disebutkan kata rumahmu. Apa yang kamu bayangkan? Apakah sebuah tulisan yang yang tertulis pada kertas yang berbunyi “Rumahmu”? Ataukah engkau membayangkan sebuah bangunan dengan teras dan bunga-bunga yang ada di halamannya?
Karena indoMindMap mensinergikan kekuatan otak kiri dan otak kanan, maka kinerja otak untuk membaca, mencatat dan daya ingat seseorang menjadi lebih dahsyat.
Secara anatomis bahwa otak kita terdiri dari otak kiri dan otak kanan.
Menurut para ahli, otak kiri dan otak kanan dominan pada masalah-masalah yang berbeda. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
Otak Kiri
* Berurutan
* Intelektual
* Terprogram
* Analisa
* Logika
* Rasio
* Menulis dan Berbicara
* Mengikuti petunjuk narasi
* Handal dalam tes yang rumit dan membutuhkan banyak kemungkinan
* Melihat perbedaan
* Berfikir satu persatu secara fokus
Otak Kanan
* Menyeluruh
* Berdasarkan Intuisi
* Spontan
* Mengikuti perasaan
* Tanggap
* Abstrak
* Emosional
* Lebih mudah mengikuti petunjuk yang nyata secara visual
* Lebih mudah mengikuti petunjuk yang diperagakan
* Menyukai tipe test yang sederhana
* Melihat persamaan
* Berfikir secara serentak(tidak fokus)
Menurut Howards Gardner, Prof. Psikologi Universitas Harvard, terdapat 8 kecerdasan manusia, yang kalau dikaitkan dengan dominasi kekuatan otak diatas sebagai berikut :
* Otak kiri untuk kecerdasan Verbal dan logical ( diukur dg IQ )
* Otak kanan mencerminkan kecerdasan intra personal, inter personal, physic, rhythm, spasial dan natural. Sedangkan ( Inter dan intra personal untuk mengukur EQ )
Orang yang kuat otak kirinya akan mudah memahami kalimat-kalimat verbal, angka-angka, garis dll. Sementara anak yang dominan otak kanannya relativ lebih sulit membaca, menangkap maupun menganalisa pelajaran-pelajaran yang berkaitan dengan angka-angka, sesuatu yang memerlukan analisis maupun angka-angka.
Dengan diketahui kekuatan dominan otak kiri dan kanan tersebut diatas, dengan KATA KUNCI dan tekhnik tertentu, indoMindMap mensinergikan fungsi syaraf otak kiri dan otak kanan, sehingga orang yang dominan otak kanannya dapat menangkap lebih mudah masalah atau mata pelajaran yang termasuk domain otak otak kiri, misalnya membaca text, menganalisa maupun pelajran dengan angka-angka dll. Karena, Menselaraskan menselaraskan fungsi kognisi, afeksi dan psiko-motorik.
Sebagai makluk sosial, manusia selalu melakukan aktivifitas dan berinteraksi dengan manusia lainnya. Di lingkungan rumah, kantor, organisasi dimanapun dan kapanpun. Dalam interaksi tersebut kita dihadapkan pada masalah-masalah yang kompleks. Kadangkala kita mudah mengidentifikasi,menganalisa dan mencari jalan keluar. Tetapi tidak jarang, kita mengalami kesulitan walau hanya sekedar mengidentifikasi masalahnya saja. Kalau sudah demikian, mencari variable-variable dominan yang berpengaruh terhadap masalah tersebut menjadi tidak tepat atau salah. Bahkan kita sering mengalami Myophia ( salah melihat masalah ). Dengan kesalahan identifikasi, analisanya pasti salah yang akhirnya jalan keluarnya juga salah. Pada situasi seperti ini, semestinya orang bisa memecahkan masalah ( problem solver ) malah berbalik menjadi masalah ( Problem Maker ).
makanya Gunakan IndoMindMap Metode Otak Unggul Bung !
Manfaat IndoMindMap MOU283 di Berbagai Bidang
DUNIA PENDIDIKAN
Metode Otak Unggul efektif dan efisien untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Guru jadi mudah, cepat dan akurat mengajar mata pelajaran kepada siswa.
Siswa jadi mudah dan cepat memahami pelajaran, mengingat-ingat kembali ( recall ) materi pelajaran tertentu dan menyimpannya ( storage ) di benaknya ( super memory )
Orang tua pun bisa mengajarkan pelajaran pada putra-putri tercintanya tanpa membuaang waktu lama karena efesien dan efektifnya metode ini.
MOU283 terbukti merupakan jawaban paling ampuh untuk menjadi solusi berbagai kendala dalam dunia pendidikan dewasa ini, seperti gaya mengajar yang monoton, apalagi dengan kurikulum yang padat, dan gaya belajar yang hanya menggunakan otak kiri. Persaingan antar bangsa pada dewasa ini mengarah pada persaingan kualitas sumber daya manusia. Percepatan sinergitas otak kiri dan otak kanan pada akhirnya menjadi pertaruhan setiap bangsa karena dengan masyarakat yang memiliki otak kiri dan otak kanan sinergis akan menjadikan bangsa itu bangsa yang unggul.
DUNIA USAHA
IndoMindMap MOU283 juga efektif untuk dunia usaha, apakah untuk meeting management, membuat perencanaan kerja/ proyek, mengkoordinasi antar divisi, sampai pada tataran evaluasi kinerja baik di lingkungan proyek tertentu atau di tingkat management kantor.
Rapat direksi dan staf membahas rencana proyek atau rencana kerja tahunan misalnya dapat dipersingkat waktunya dengan validitas analisa sehingga pemecahan masalahnya menjadi lebih akurat.
BIROKRASI / PEMERINTAHAN
Kalau sekarang, Birokrasi apakah suatu departemen atau suatu dinas membuat rencana tahunan yang dituangkan pada APBN / APBD dengan buku-buku sangat tebal, kemudian dipresentasikan pada Menko atau Bapeprov dengan indoMindMap MOU283, pejabat birokrasi dapat presentasi dengan membawa beberapa lembar saja sudah cukup.Karena semuanya berupa KATA KUNCI dan RELASI KATA-KATA KUNCI. Semuanya menjadi mudah dibuat, mudah dipahami, cepat dikerjakan dan lebih kreatif dengan akurasi jalan keluar signifikan.
Siswa
* Semangat Belajar
* Memudahkan untuk mengingat pelajaran
* ekspresi kreativitas Individu
Guru
* Kondensasi materi ke dalam format yang ringkas dan berkesan
Pegawai kantor
Kapan IndoMindMap dibutuhkan?
Instansi pemerintah maupun swasta
Saat Membuat Perencanaan.
Membuat APBN / APBD. Demikian juga, perusahaan swasta saat membuat rencana kerja tahunan. Bisa juga untuk rencana kerja semesteran, triwulan, bulanan dstnya.
IndoMindMap bisa digunakan oleh Bappenas / Bappeprov / Bappeda misalnya untuk fungsi koordinasi perencanaan antar departemen atau dinas. ( master Mind Map ). Di tingkat Departemen atau Dinas, Mind Map bisa dipakai koordinasi perencanaan antar dirjen atau bidang. Demikian juga, dirjen atau bidang bisa memanfaatkan mind map untuk mengkonsolidasikan rencana para direktur atau seksi. Demikian seterusnya.
Dengan menggunakan mind map, materi yang dibawa presenter hanya beberapa lembar saja. Sehingga presenter bisa menyajikan masalah yang penting-penting saja dan kaitannya dengan analisa serta jalan keluar ( problem solving ) yang benar-benar punya hubungan ( relasi ) dengan masalah yang dibahas. Yang menjadi peserta / pendenga presentasi pun juga mudah memahami masalah yang dibawakan sehingga mudah menganalisa maupun mengujinya. Dengan demikian, keputususan yang diambil lebih berkualitas baik dalam ukuran waktu, energi maupun substansi pemecahan masalahnya.
Saat Evaluasi.
Kalau perencanaan program kerja apakah tahunan, semesteran atan bulanan dibuat dengan indoMindmap metode Otak Unggul, siapapun dengan mudah, cepat dengan tingkat kesalahan yang bisa ditekan sekecil mungkin.
Saat Rapat
Sering kita mengikuti rapat apakah rapat di suatu departemen, sauatu perusahaan maupun di organisasi sosial sekalipun, penjelasannya bertele-tele dan memakan waktu lama. Orang jadi bosan. Jangankan membuat usulan-usulan yang berkaitan dengan pembahasan rapat, mendengarkan pun orang sudah enggan. Atau mungkin, karena alur rapat yang tidak sistematis, alur pembicaraan pun jadi silang pendapat. Kadang kala, rapat pun malah tidak menghasilkan rumusan atau kesimpulan yang bisa ditindaklanjuti. Rapat jadi crowded. Menggunakan indoMindMap Metode Otak Unggul283 dapat mengarahkan alur pembicaraan, mulai dari topik utama bahasan beserta identifikasi masalahnya apa. Variabel-variabel yang mempengaruhinya yang berkaitan dengan kekuatan, kelemahan, hambatan maupun potensi/peluang bisa dengan mudah diterapkan.
Dengan pendekatan pola pikir Radiant, pemakai mind map dapat mengungkapkan pemikirannya, menggali potensi dirinya menjadi relatif lebih kreatif, dinamis dan kritis yang natural sehingga rapat kerja pun bisa lebih efektif.
Saat Mengkonsep Program Outbound / MOS / OSPEK
Dalam proses penggodokan konsep program Outbound / MOS / OSPEK tentu saja banyak kendala yang dihadapi para konseptor. Kendala-kendala itu bisa datang dari sisi internal ataupun eksternal. Dari sisi internal misalnya ada miskomunikasi antara para konseptor. Miskomunikasi terjadi misalnya karena ada salahsatu konseptor yang kurang bisa mengikuti polapikir konseptor lainnya karena ide-ide yang dituangkan kurang bisa tergambarkan dengan jelas. Kendala eksternal misalnya kita mendapatkan mahasiswa/siswa baru dengan karakteristik yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan hal ini tentusaja kriteria penilaiannya pun juga berbeda. Dengan kriteria penilaian yang berbeda, tentu saja akan lebih mempersulit para tim konseptor. Agar dalam proses pengkonsepannya bisa lebih teratur, metode IndoMindMap MOU283 sangat perlu diterapkan
Saat Menulis Buku(Skripsi, Novel, Tesis, Desertasi)
Saat menulis buku baik itu Skripsi, Tesis, Desertasi maupun novel tentu saja banyak informasi yang akan kita sampaikan. Malah karena saking banyaknya, kita jadi kesulitan menuangkannya secara terperinci. Disinilah peran indoMindMap MOU283. Konsep MindMap akan memudahkan kita memecah informasi yang sedemikian banyaknya sehingga lebih mudah untuk merangkainya menjadi bagian-bagian dari buku. Pada akhirnya buku menjadi lebih teratur dan tidak kehilangan informasi pentingnya.
Bagaimana cara menggunakan indoMind Map
Menggunakan indoMindMap MOU283 itu mudah.
Anda cukup menyediakan kertas polos ( hvs ) dan balpoin warna-warni minimal 4 warna.
Tulis Topik Utama di tengah. Kemudian, kemudian buat ( BOI ) yaitu tarik garis dimulai dari pukul 1 dan tulis Kata Kuncinya variabel dominan dari Topik Utama tersebut. BOI tadi manakala perlu dijelaskan lagi, kemudian buat Cabang-cabangnya dan tulis kembali variable-varible dominan dari BOI tadi. Kalau Cabang-cabang tadi masih memerlukan penjelasan lagi, anda boleh menarik garis lagi namanya Anak Cabang, Jangn lupa menulis lagi Kata Kuncinya.
Topik Utama diatas pasti mempunyai beberapa variable utama. Karena itu, anda bisa menulis seperti dontoh diatas.
sumber:http://www.otakunggul.com/tentang-otak-unggul/indomindmap
Metode Otak Unggul283(MOU283) adalah metode yang dikembangkan dengan mendasarkan pada pengetahuan otak (neuroscience). Pengetahuan manusia tentang neuroscience, seperti penemuan otak kiri dan otak kanan oleh Roger Sperry. Struktur otak, dan perilaku neuro connection (koneksi sel syaraf) telah memberi pengaruh yang luar biasa terhadap proses pembelajaran dan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Di masa sekarang, metode semacam ini digunakan dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi di dunia pendidikan mulai dari tingkat pendidikan usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi. Di berbagai Negara, metode semacam ini menjadi kurikulum di sekolah-sekolah. Dengan MOU283, otak kiri dan otak kanan dapat digunakan secara sinergis dan simultan (Whole Brain) sehingga proses belajar mengajar berubah dari sekedar Teaching WHAT to Learn (ibarat memberi ikan) menjadi Teaching HOW to Learn (ibarat memberi kail).
Sedangkan Mind Map adalah “Alternative pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran linier. [Mind Map] menggapai ke segala arah dan merangkai berbagai pikiran dari segala sudut.”( Michael Michalko, “Cracking Creativity”, dalam Tony Buzan, “Buku Pintar Mind Map”, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007)
Salah Satu Komponen MOU 283 adalah indoMindMap
IndoMindMap merupakan Alat berpikir aktif dan kreatif yang memiliki dasar seperti MindMap tapi sudah dimodifikasi agar sesuai dengan Bahasa dan budaya Indonesia serta dilengkapi dengan metode Cluster Map sehingga lebih mudah untuk dipelajari bangsa Indonesia.
Sedangkan MindMap Sendiri
* Merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke luar dari otak
* Merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikiran kita. Mind Map juga sangat sederhana.
* Merupakan powerfull thinking tools yang dapat mensinergikan otak kiri dan otak kanan.
* Dapat digunakan dalam seluruh aspek kehidupan manusia dengan cara menentukan ide utama kemudian eksplorisasi bagian-bagianya melalui imajinasi dan asosiasi.
oleh karena itu,
indoMindMap sangat diperlukan karena pada dasarnya otak kita mengingat segala sesuatu dalam bentuk gambar dan warna. Bagaimana bisa demikian? Coba bayangkan apabila disebutkan kata rumahmu. Apa yang kamu bayangkan? Apakah sebuah tulisan yang yang tertulis pada kertas yang berbunyi “Rumahmu”? Ataukah engkau membayangkan sebuah bangunan dengan teras dan bunga-bunga yang ada di halamannya?
Karena indoMindMap mensinergikan kekuatan otak kiri dan otak kanan, maka kinerja otak untuk membaca, mencatat dan daya ingat seseorang menjadi lebih dahsyat.
Secara anatomis bahwa otak kita terdiri dari otak kiri dan otak kanan.
Menurut para ahli, otak kiri dan otak kanan dominan pada masalah-masalah yang berbeda. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
Otak Kiri
* Berurutan
* Intelektual
* Terprogram
* Analisa
* Logika
* Rasio
* Menulis dan Berbicara
* Mengikuti petunjuk narasi
* Handal dalam tes yang rumit dan membutuhkan banyak kemungkinan
* Melihat perbedaan
* Berfikir satu persatu secara fokus
Otak Kanan
* Menyeluruh
* Berdasarkan Intuisi
* Spontan
* Mengikuti perasaan
* Tanggap
* Abstrak
* Emosional
* Lebih mudah mengikuti petunjuk yang nyata secara visual
* Lebih mudah mengikuti petunjuk yang diperagakan
* Menyukai tipe test yang sederhana
* Melihat persamaan
* Berfikir secara serentak(tidak fokus)
Menurut Howards Gardner, Prof. Psikologi Universitas Harvard, terdapat 8 kecerdasan manusia, yang kalau dikaitkan dengan dominasi kekuatan otak diatas sebagai berikut :
* Otak kiri untuk kecerdasan Verbal dan logical ( diukur dg IQ )
* Otak kanan mencerminkan kecerdasan intra personal, inter personal, physic, rhythm, spasial dan natural. Sedangkan ( Inter dan intra personal untuk mengukur EQ )
Orang yang kuat otak kirinya akan mudah memahami kalimat-kalimat verbal, angka-angka, garis dll. Sementara anak yang dominan otak kanannya relativ lebih sulit membaca, menangkap maupun menganalisa pelajaran-pelajaran yang berkaitan dengan angka-angka, sesuatu yang memerlukan analisis maupun angka-angka.
Dengan diketahui kekuatan dominan otak kiri dan kanan tersebut diatas, dengan KATA KUNCI dan tekhnik tertentu, indoMindMap mensinergikan fungsi syaraf otak kiri dan otak kanan, sehingga orang yang dominan otak kanannya dapat menangkap lebih mudah masalah atau mata pelajaran yang termasuk domain otak otak kiri, misalnya membaca text, menganalisa maupun pelajran dengan angka-angka dll. Karena, Menselaraskan menselaraskan fungsi kognisi, afeksi dan psiko-motorik.
Sebagai makluk sosial, manusia selalu melakukan aktivifitas dan berinteraksi dengan manusia lainnya. Di lingkungan rumah, kantor, organisasi dimanapun dan kapanpun. Dalam interaksi tersebut kita dihadapkan pada masalah-masalah yang kompleks. Kadangkala kita mudah mengidentifikasi,menganalisa dan mencari jalan keluar. Tetapi tidak jarang, kita mengalami kesulitan walau hanya sekedar mengidentifikasi masalahnya saja. Kalau sudah demikian, mencari variable-variable dominan yang berpengaruh terhadap masalah tersebut menjadi tidak tepat atau salah. Bahkan kita sering mengalami Myophia ( salah melihat masalah ). Dengan kesalahan identifikasi, analisanya pasti salah yang akhirnya jalan keluarnya juga salah. Pada situasi seperti ini, semestinya orang bisa memecahkan masalah ( problem solver ) malah berbalik menjadi masalah ( Problem Maker ).
makanya Gunakan IndoMindMap Metode Otak Unggul Bung !
Manfaat IndoMindMap MOU283 di Berbagai Bidang
DUNIA PENDIDIKAN
Metode Otak Unggul efektif dan efisien untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Guru jadi mudah, cepat dan akurat mengajar mata pelajaran kepada siswa.
Siswa jadi mudah dan cepat memahami pelajaran, mengingat-ingat kembali ( recall ) materi pelajaran tertentu dan menyimpannya ( storage ) di benaknya ( super memory )
Orang tua pun bisa mengajarkan pelajaran pada putra-putri tercintanya tanpa membuaang waktu lama karena efesien dan efektifnya metode ini.
MOU283 terbukti merupakan jawaban paling ampuh untuk menjadi solusi berbagai kendala dalam dunia pendidikan dewasa ini, seperti gaya mengajar yang monoton, apalagi dengan kurikulum yang padat, dan gaya belajar yang hanya menggunakan otak kiri. Persaingan antar bangsa pada dewasa ini mengarah pada persaingan kualitas sumber daya manusia. Percepatan sinergitas otak kiri dan otak kanan pada akhirnya menjadi pertaruhan setiap bangsa karena dengan masyarakat yang memiliki otak kiri dan otak kanan sinergis akan menjadikan bangsa itu bangsa yang unggul.
DUNIA USAHA
IndoMindMap MOU283 juga efektif untuk dunia usaha, apakah untuk meeting management, membuat perencanaan kerja/ proyek, mengkoordinasi antar divisi, sampai pada tataran evaluasi kinerja baik di lingkungan proyek tertentu atau di tingkat management kantor.
Rapat direksi dan staf membahas rencana proyek atau rencana kerja tahunan misalnya dapat dipersingkat waktunya dengan validitas analisa sehingga pemecahan masalahnya menjadi lebih akurat.
BIROKRASI / PEMERINTAHAN
Kalau sekarang, Birokrasi apakah suatu departemen atau suatu dinas membuat rencana tahunan yang dituangkan pada APBN / APBD dengan buku-buku sangat tebal, kemudian dipresentasikan pada Menko atau Bapeprov dengan indoMindMap MOU283, pejabat birokrasi dapat presentasi dengan membawa beberapa lembar saja sudah cukup.Karena semuanya berupa KATA KUNCI dan RELASI KATA-KATA KUNCI. Semuanya menjadi mudah dibuat, mudah dipahami, cepat dikerjakan dan lebih kreatif dengan akurasi jalan keluar signifikan.
Siswa
* Semangat Belajar
* Memudahkan untuk mengingat pelajaran
* ekspresi kreativitas Individu
Guru
* Kondensasi materi ke dalam format yang ringkas dan berkesan
Pegawai kantor
Kapan IndoMindMap dibutuhkan?
Instansi pemerintah maupun swasta
Saat Membuat Perencanaan.
Membuat APBN / APBD. Demikian juga, perusahaan swasta saat membuat rencana kerja tahunan. Bisa juga untuk rencana kerja semesteran, triwulan, bulanan dstnya.
IndoMindMap bisa digunakan oleh Bappenas / Bappeprov / Bappeda misalnya untuk fungsi koordinasi perencanaan antar departemen atau dinas. ( master Mind Map ). Di tingkat Departemen atau Dinas, Mind Map bisa dipakai koordinasi perencanaan antar dirjen atau bidang. Demikian juga, dirjen atau bidang bisa memanfaatkan mind map untuk mengkonsolidasikan rencana para direktur atau seksi. Demikian seterusnya.
Dengan menggunakan mind map, materi yang dibawa presenter hanya beberapa lembar saja. Sehingga presenter bisa menyajikan masalah yang penting-penting saja dan kaitannya dengan analisa serta jalan keluar ( problem solving ) yang benar-benar punya hubungan ( relasi ) dengan masalah yang dibahas. Yang menjadi peserta / pendenga presentasi pun juga mudah memahami masalah yang dibawakan sehingga mudah menganalisa maupun mengujinya. Dengan demikian, keputususan yang diambil lebih berkualitas baik dalam ukuran waktu, energi maupun substansi pemecahan masalahnya.
Saat Evaluasi.
Kalau perencanaan program kerja apakah tahunan, semesteran atan bulanan dibuat dengan indoMindmap metode Otak Unggul, siapapun dengan mudah, cepat dengan tingkat kesalahan yang bisa ditekan sekecil mungkin.
Saat Rapat
Sering kita mengikuti rapat apakah rapat di suatu departemen, sauatu perusahaan maupun di organisasi sosial sekalipun, penjelasannya bertele-tele dan memakan waktu lama. Orang jadi bosan. Jangankan membuat usulan-usulan yang berkaitan dengan pembahasan rapat, mendengarkan pun orang sudah enggan. Atau mungkin, karena alur rapat yang tidak sistematis, alur pembicaraan pun jadi silang pendapat. Kadang kala, rapat pun malah tidak menghasilkan rumusan atau kesimpulan yang bisa ditindaklanjuti. Rapat jadi crowded. Menggunakan indoMindMap Metode Otak Unggul283 dapat mengarahkan alur pembicaraan, mulai dari topik utama bahasan beserta identifikasi masalahnya apa. Variabel-variabel yang mempengaruhinya yang berkaitan dengan kekuatan, kelemahan, hambatan maupun potensi/peluang bisa dengan mudah diterapkan.
Dengan pendekatan pola pikir Radiant, pemakai mind map dapat mengungkapkan pemikirannya, menggali potensi dirinya menjadi relatif lebih kreatif, dinamis dan kritis yang natural sehingga rapat kerja pun bisa lebih efektif.
Saat Mengkonsep Program Outbound / MOS / OSPEK
Dalam proses penggodokan konsep program Outbound / MOS / OSPEK tentu saja banyak kendala yang dihadapi para konseptor. Kendala-kendala itu bisa datang dari sisi internal ataupun eksternal. Dari sisi internal misalnya ada miskomunikasi antara para konseptor. Miskomunikasi terjadi misalnya karena ada salahsatu konseptor yang kurang bisa mengikuti polapikir konseptor lainnya karena ide-ide yang dituangkan kurang bisa tergambarkan dengan jelas. Kendala eksternal misalnya kita mendapatkan mahasiswa/siswa baru dengan karakteristik yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan hal ini tentusaja kriteria penilaiannya pun juga berbeda. Dengan kriteria penilaian yang berbeda, tentu saja akan lebih mempersulit para tim konseptor. Agar dalam proses pengkonsepannya bisa lebih teratur, metode IndoMindMap MOU283 sangat perlu diterapkan
Saat Menulis Buku(Skripsi, Novel, Tesis, Desertasi)
Saat menulis buku baik itu Skripsi, Tesis, Desertasi maupun novel tentu saja banyak informasi yang akan kita sampaikan. Malah karena saking banyaknya, kita jadi kesulitan menuangkannya secara terperinci. Disinilah peran indoMindMap MOU283. Konsep MindMap akan memudahkan kita memecah informasi yang sedemikian banyaknya sehingga lebih mudah untuk merangkainya menjadi bagian-bagian dari buku. Pada akhirnya buku menjadi lebih teratur dan tidak kehilangan informasi pentingnya.
Bagaimana cara menggunakan indoMind Map
Menggunakan indoMindMap MOU283 itu mudah.
Anda cukup menyediakan kertas polos ( hvs ) dan balpoin warna-warni minimal 4 warna.
Tulis Topik Utama di tengah. Kemudian, kemudian buat ( BOI ) yaitu tarik garis dimulai dari pukul 1 dan tulis Kata Kuncinya variabel dominan dari Topik Utama tersebut. BOI tadi manakala perlu dijelaskan lagi, kemudian buat Cabang-cabangnya dan tulis kembali variable-varible dominan dari BOI tadi. Kalau Cabang-cabang tadi masih memerlukan penjelasan lagi, anda boleh menarik garis lagi namanya Anak Cabang, Jangn lupa menulis lagi Kata Kuncinya.
Topik Utama diatas pasti mempunyai beberapa variable utama. Karena itu, anda bisa menulis seperti dontoh diatas.
sumber:http://www.otakunggul.com/tentang-otak-unggul/indomindmap
pengetahuan otak
- By about me
- 0 komentar
Jika membicarakan otak tak akan ada habisnya, otak pada hakekatnya adalah pusat sistem saraf yang juga merupakan pusat pengaturan seluruh badan dan pemikiran. Dan sekarang telah ditemukan alat-alat canggih seperti MRI, PET, SPECT sehingga para ilmuwan dapat melihat otak dalam keadaan hidup. Dan dengan alat itu mereka bisa melihat sampai ke tingkat sel-sel otak karena alat-alat tersebut bisa melihat ketipisan hingga 1/1000 tipisnya rambut manusia.
Dan taukah anda, bahwa otak bayi yang baru lahir memiliki 1.000.000.000.000 sel otak. Ini berarti di dalam kepala bayi terdapat neuron/sel otak sebanyak 166 kali lipat jumlah manusia yang tinggal di planet bumi ini.
Sedangkan dalam setiap otak manusia dewasa terdapat 100 milyar “Neuron”, dimana satu sel neuron terhubung dengan neuron-neuron lainnya melalui connector yang disebut Dendrite dan Axon. Sel neuron akan menerima informasi dari sel neuron lain melalui dendrite ini, dan untuk meneruskan informasi yang diterimanya ke sel neuron berikutnya lagi melalui axon Terminal.
Terlihat pada gambar, dua connector ini menerima dan mengirimkan sinyal dalam bentuk electrical impulse dari satu sel ke sel neuron lain. Lokasi pertemuan ini disebut Synapse.
Sedangkan pada setiap neuron terdapat 10 juta “Dendrit Branches”, selanjutnya pada setiap dendrite branch terdapat 100 juta “Dendrite Spines”. Pada setiap dendrite spine ini tumbuhlah yang disebut DSP (Dendrite Spiny Protuberance) dan setiap Dendrite Spin bisa menghasilkan DSP hingga tak terhitung. DSP inilah yang menentukan kecerdasan manusia.
Pada tahun 1972 ilmuwan Rusia dalam penelitiannya menyatakan bahwa yang mempengaruhi kecerdasan seseorang bukanlah banyaknya sel otak tetapi dia juga belum tahu apa yang menyebabkannya. Hal ini tentu saja mengagetkan setiap orang karena selama ini pengetahuan menyatakan bahwa yang menentukan kecerdasan seseorang adalah banyaknya sel otak, orang jenius seperti Albert Einstein mempunyai sel otak 20% lebih banyak dibandingkan orang biasa. Dan sekarang tiba-tiba ada seorang ilmuwan yang mengatakan hal lain yang bertolak belakang dan akan merubah total paradigma yang selama ini mereka pegang. Tetapi setelah 30 tahun kemudian, ilmuwan Rusia itu telah membuktikannya. Ia menyatakan bahwa yang menentukan kecerdasan adalah sesuatu yang diberi nama Dendrite Spiny Protuberance (DSP). Dan dapat dilihat dengan jelas bahwa ketika manusia mempelajari sesuatu hal baru maka akan tercipta ikatan-ikatan DSP baru. Sungguh begitu menakjubkan dan menggembirakan bahwa ikatan-ikatan DSP ini terbentuk tidak hanya pada anak kecil atau remaja saja, tetapi bisa terbentuk pada setiap orang berapapun umurnya. Jadi selama manusia hidup, otak akan selalu menghasilkan ikatan-ikatan DSP baru jika mereka mempelajari sesuatu hal yang baru pula.
Misalkan kita ambil angka 100 triliun DSP per Dendrite Spin maka kapasitas otak kita untuk mempelajari hal baru sebanyak 1 ditambah angka 0 dibelakangnya sepanjang 6.2 mil setara dengan jarak bumi-bulan 12x pulang pergi. Inilah kapasitas otak kita yang tak terbatas. Dan apakah itu sudah kita gunakan semaksimal mungkin? Berdasarkan penelitian menyimpulkan bahwa manusia hanya menggunakan beberapa persen saja kapasitas otak. Rata-rata manusia normal menggunakan 3% kapasitas otaknya dan orang jenius menggunakan 4% saja.
Otak mempunyai limbic system, yang merupakan bagian otak primitif mengontrol emosi, koordinasi gerakan dan instinct. Dan juga terdapat cerebral cortex yaitu bagian otak yang hanya terdapat pada manusia yang dapat menggunakan kata-kata, angka, dan memecahkan masalah. Sehingga limbic system dan cerebral cortex menjadi satu kesatuan di dalam otak yang mempengaruhi perilaku manusia. Tidak hanya manusia saja, semua binatang seperti serangga, amfibi, ikan juga mempunyai otak yang sama dengan kita. Hanya saja jumlahnya lebih sedikit.
Seekor lebah mempunyai sel otak kurang dari 1.000.000 (1/1.000.000 jumlah yang dimiliki manusia). Dan dengan kapasitas otak tersebut, seeokor lebah bisa terbang, berkelahi, melihat, mendengar, mencium, mengecap, meraba, menyentuh, membangun rumah, mengendalikan suhu, menghitung, melindungi, kemampuan bernavigasi, berjalan, berlari, mengingat, bermain, mengasuh, berkembangbiak, bekerja secara konstruktif dan kooperatif dalam sebuah komunitas. Jika dibandingkan dengan seekor lebah, dengan kapasitas otak seperti itu lebah bisa melakukan hal-hal tersebut. Sekarang apakah kita bisa melakukan hal yang lebih dari lebah, seharusnya iya dan sangat lebih.
Dan telah kita ketahui, bahwa yang menentukan kecerdasan bukanlah sel otak. Padahal dengan sel otak saja kita sudah memiliki kapasitas yang jauh lebih dari sekedar jenius. Namun, kecerdasan ditentukan oleh jumlah DSP atau interkoneksi. Jumlah interkoneksi ini selain ditentukan oleh seberapa banyak kita mempelajari sesuatu juga ditentukan oleh mutu yang sangat baik dari Makanan Otak. Dan apakah makanan otak itu? Makanan otak kita adalah Oksigen, nutrisi, kasih sayang serta informasi.
Otak memiliki keistimewaan tersendiri. Tinggal bagaimana cara memaksimalkan otak tersebut agar terjadi perkembangan intelektual serta dapat sekreatif mungkin otak itu berkembang.
Sumber:http://www.otakunggul.com/tentang-otak-unggul/pengetahuan-otak
Dan taukah anda, bahwa otak bayi yang baru lahir memiliki 1.000.000.000.000 sel otak. Ini berarti di dalam kepala bayi terdapat neuron/sel otak sebanyak 166 kali lipat jumlah manusia yang tinggal di planet bumi ini.
Sedangkan dalam setiap otak manusia dewasa terdapat 100 milyar “Neuron”, dimana satu sel neuron terhubung dengan neuron-neuron lainnya melalui connector yang disebut Dendrite dan Axon. Sel neuron akan menerima informasi dari sel neuron lain melalui dendrite ini, dan untuk meneruskan informasi yang diterimanya ke sel neuron berikutnya lagi melalui axon Terminal.
Terlihat pada gambar, dua connector ini menerima dan mengirimkan sinyal dalam bentuk electrical impulse dari satu sel ke sel neuron lain. Lokasi pertemuan ini disebut Synapse.
Sedangkan pada setiap neuron terdapat 10 juta “Dendrit Branches”, selanjutnya pada setiap dendrite branch terdapat 100 juta “Dendrite Spines”. Pada setiap dendrite spine ini tumbuhlah yang disebut DSP (Dendrite Spiny Protuberance) dan setiap Dendrite Spin bisa menghasilkan DSP hingga tak terhitung. DSP inilah yang menentukan kecerdasan manusia.
Pada tahun 1972 ilmuwan Rusia dalam penelitiannya menyatakan bahwa yang mempengaruhi kecerdasan seseorang bukanlah banyaknya sel otak tetapi dia juga belum tahu apa yang menyebabkannya. Hal ini tentu saja mengagetkan setiap orang karena selama ini pengetahuan menyatakan bahwa yang menentukan kecerdasan seseorang adalah banyaknya sel otak, orang jenius seperti Albert Einstein mempunyai sel otak 20% lebih banyak dibandingkan orang biasa. Dan sekarang tiba-tiba ada seorang ilmuwan yang mengatakan hal lain yang bertolak belakang dan akan merubah total paradigma yang selama ini mereka pegang. Tetapi setelah 30 tahun kemudian, ilmuwan Rusia itu telah membuktikannya. Ia menyatakan bahwa yang menentukan kecerdasan adalah sesuatu yang diberi nama Dendrite Spiny Protuberance (DSP). Dan dapat dilihat dengan jelas bahwa ketika manusia mempelajari sesuatu hal baru maka akan tercipta ikatan-ikatan DSP baru. Sungguh begitu menakjubkan dan menggembirakan bahwa ikatan-ikatan DSP ini terbentuk tidak hanya pada anak kecil atau remaja saja, tetapi bisa terbentuk pada setiap orang berapapun umurnya. Jadi selama manusia hidup, otak akan selalu menghasilkan ikatan-ikatan DSP baru jika mereka mempelajari sesuatu hal yang baru pula.
Misalkan kita ambil angka 100 triliun DSP per Dendrite Spin maka kapasitas otak kita untuk mempelajari hal baru sebanyak 1 ditambah angka 0 dibelakangnya sepanjang 6.2 mil setara dengan jarak bumi-bulan 12x pulang pergi. Inilah kapasitas otak kita yang tak terbatas. Dan apakah itu sudah kita gunakan semaksimal mungkin? Berdasarkan penelitian menyimpulkan bahwa manusia hanya menggunakan beberapa persen saja kapasitas otak. Rata-rata manusia normal menggunakan 3% kapasitas otaknya dan orang jenius menggunakan 4% saja.
Otak mempunyai limbic system, yang merupakan bagian otak primitif mengontrol emosi, koordinasi gerakan dan instinct. Dan juga terdapat cerebral cortex yaitu bagian otak yang hanya terdapat pada manusia yang dapat menggunakan kata-kata, angka, dan memecahkan masalah. Sehingga limbic system dan cerebral cortex menjadi satu kesatuan di dalam otak yang mempengaruhi perilaku manusia. Tidak hanya manusia saja, semua binatang seperti serangga, amfibi, ikan juga mempunyai otak yang sama dengan kita. Hanya saja jumlahnya lebih sedikit.
Seekor lebah mempunyai sel otak kurang dari 1.000.000 (1/1.000.000 jumlah yang dimiliki manusia). Dan dengan kapasitas otak tersebut, seeokor lebah bisa terbang, berkelahi, melihat, mendengar, mencium, mengecap, meraba, menyentuh, membangun rumah, mengendalikan suhu, menghitung, melindungi, kemampuan bernavigasi, berjalan, berlari, mengingat, bermain, mengasuh, berkembangbiak, bekerja secara konstruktif dan kooperatif dalam sebuah komunitas. Jika dibandingkan dengan seekor lebah, dengan kapasitas otak seperti itu lebah bisa melakukan hal-hal tersebut. Sekarang apakah kita bisa melakukan hal yang lebih dari lebah, seharusnya iya dan sangat lebih.
Dan telah kita ketahui, bahwa yang menentukan kecerdasan bukanlah sel otak. Padahal dengan sel otak saja kita sudah memiliki kapasitas yang jauh lebih dari sekedar jenius. Namun, kecerdasan ditentukan oleh jumlah DSP atau interkoneksi. Jumlah interkoneksi ini selain ditentukan oleh seberapa banyak kita mempelajari sesuatu juga ditentukan oleh mutu yang sangat baik dari Makanan Otak. Dan apakah makanan otak itu? Makanan otak kita adalah Oksigen, nutrisi, kasih sayang serta informasi.
Otak memiliki keistimewaan tersendiri. Tinggal bagaimana cara memaksimalkan otak tersebut agar terjadi perkembangan intelektual serta dapat sekreatif mungkin otak itu berkembang.
Sumber:http://www.otakunggul.com/tentang-otak-unggul/pengetahuan-otak
test gaya belajar
- By about me
- 0 komentar
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda dapat memahami dengan lebih baik di bawah bimbingan salah satu instruktur/guru dibandingkan dengan instruktur/guru lain dalam mata pelajaran/kuliah yang sama persis? Jawabannya adalah hal itu bisa terletak pada cara instruktur/guru menyajikan informasi dan jenis gaya belajar yang melekat pada diri Anda. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda dan bisa belajar dengan lebih baik melalui cara-cara yang berbeda.
Memahami gaya belajar yang Anda miliki adalah cara terbaik untuk memaksimalkan proses belajar di kelas. Setelah Anda menemukan gaya belajar Anda dan mengetahui metode terbaik untuk membantu Anda dalam belajar melalui gaya itu, Anda akan terkejut bila mengetahui betapa Anda dapat berkembang dan berprestasi dengan pesat di dalam kelas, bahkan di mata pelajaran yang sebelumnya Anda anggap sulit dan tidak menyenangkan.
Apa yang di sebut dengan Gaya Belajar?
Gaya belajar adalah variasi cara yang dimiliki seseorang untuk mengakumulasi serta
mengasimilasi informasi. Pada dasarnya, gaya belajar Anda adalah metode yang terbaik memungkinkan Anda dalam mengumpulkan dan menggunakan pengetahuan secara spesifik. Kebanyakan ahli setuju bahwa ada tiga macam dasar gaya belajar. Setiap individu memungkinkan untuk memiliki satu macam gaya belajar atau dapat memiliki kombinasi dari gaya belajar yang berbeda. Di sebagian besar kasus, karakteristik gaya belajar bahkan dapat diamati pada anak balita.
Sekali Anda telah mengenali gaya belajar yang Anda miliki,Anda dapat menerapkan
cara belajar yang terbaik yang sesuai dengan gaya belajar Anda untuk memaksimalkan Prestasi pendidikan Anda.
Manfaat Memahami Gaya Belajar Anda
Penting untuk diingat bahwa Anda sebagai seorang individu adalah pembelajar yang unik. Tidak ada dua orang yang persis sama dan tidak ada dua orang yang bisa belajar dengan cara yang persis sama. Ada banyak keuntungan untuk memahami gaya belajar yang Anda miliki agar dalam belajar, kita bisa memproses informasi dengan lebih efisien dan efektif. Beberapa manfaat tersebut meliputi:
Keuntungan Akademik
· Memaksimalkan potensi belajar Anda
· Berprestasi pada semua tingkat pendidikan
· Memahami cara belajar terbaik dan dan bisa mendapatkan nilai lebih baik pada ujian dan tes
· Mengatasi keterbatasan belajar di dalam kelas
· Mengurangi frustrasi dan tingkat stres siswa
· Mengembangkan strategi belajar Anda untuk efisien dan efektif
Keuntungan Pribadi
· Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri
· Mempelajari cara terbaik menggunakan keunggulan otak Anda
· Mendapatkan wawasan kekuatan serta kelemahan diri Anda
· Mempelajari bagaimana menikmati belajar dengan lebih dalam
· Mengembangkan motivasi untuk belajar
· Mempelajari Bagaimana memaksimalkan kemampuan serta keterampilan alami Anda
Keuntungan Profesional
· Tetap up to date mengenai topik-topik profesional
· Unggul dalam kompetisi/persaingan
· Mengelola tim dengan cara yang lebih efektif
· Mempelajari bagaimana cara memberikan presentasi dengan lebih efektif
· Meningkatkan keterampilan dalam menjual
· Meningkatkan produktifitas Anda
Perlu diingat bahwa tidak ada cara yang benar atau salah dalam belajar.Setiap orang adalah unik dan setiap gaya belajar menawarkan keuntungan serta kekurangan masing-masing. Memahami gaya belajar Anda sendiri dapat membantu Anda untuk belajar serta bekerja secara lebih efisien.
Sekarang , Agar Anda bisa memahami gaya belajar sendiri yang unik, kita akan membahas setiap gaya belajar lebih detail.
1. Visual Learners (Belajar Melalui Penglihatan)
Adalah Pembelajar yang perlu melihat bahasa tubuh guru dan ekspresi wajah untuk sepenuhnya memahami isi pelajaran. Mereka cenderung lebih suka duduk di depan kelas untuk menghindari penghalang visual (misalnya kepala orang). Mereka mungkin berpikir dengan gambar dan dengan media belajar yang terbaik melalu tampilan visual meliputi: diagram, ilustrasi buku teks, video, flipchart dan hand-out. Selama diskusi kuliah atau ruang kelas, pelajar visual biasanya lebih memilih untuk membuat catatan rinci untuk menyerap informasi.
2. Auditory Learners (Belajar Melalui Pendengaran)
Metode belajar mereka yang terbaik adalah melalui lisan dengan ceramah, diskusi, bicara hal-hal melalui dan mendengarkan apa yang orang lain katakan. Pelajar auditori menafsirkan makna yang mendasari pidato dengan mendengarkan nada suara, pitch, kecepatan dan nuansa lainnya. Informasi tertulis mungkin memiliki sedikit arti sampai terdengar. Pembelajar ini lebih mendapatkan keuntungan dengan membaca teks dengan keras dan menggunakan tape recorder.
3. Actile/Kinesthetic Learners (belajar dengan bergerak, melakukan dan menyentuh)
Taktil / Kinestetik adalah pembelajar terbaik melalui pendekatan fisik, aktif menjelajahi dunia fisik di sekitar mereka. Mereka mungkin merasa sulit untuk duduk diam dalam jangka waktu yang lama dan mungkin menjadi terganggu dengan kebutuhan mereka akan aktivitas dan eksplorasi.
Jika Anda Berminat ingin mengetahui Gaya Belajar pada diri anak anda agar bisa memaksimalkan potensi anak dalam belajar, kami telah menyediakan software SiapCerdas 283 sebagai solusi untuk melakukan tes Gaya belajar dengan mudah dan cepat. Selain itu, kami juga menyediakan Tips Belajar untuk masing-masing gaya belajar. Belajar anak di rumah pun akan menjadi lebih menyenangkan :)
sumber:http://www.otakunggul.com/layanan/test-kecerdasan/test-gaya-belajar
Memahami gaya belajar yang Anda miliki adalah cara terbaik untuk memaksimalkan proses belajar di kelas. Setelah Anda menemukan gaya belajar Anda dan mengetahui metode terbaik untuk membantu Anda dalam belajar melalui gaya itu, Anda akan terkejut bila mengetahui betapa Anda dapat berkembang dan berprestasi dengan pesat di dalam kelas, bahkan di mata pelajaran yang sebelumnya Anda anggap sulit dan tidak menyenangkan.
Apa yang di sebut dengan Gaya Belajar?
Gaya belajar adalah variasi cara yang dimiliki seseorang untuk mengakumulasi serta
mengasimilasi informasi. Pada dasarnya, gaya belajar Anda adalah metode yang terbaik memungkinkan Anda dalam mengumpulkan dan menggunakan pengetahuan secara spesifik. Kebanyakan ahli setuju bahwa ada tiga macam dasar gaya belajar. Setiap individu memungkinkan untuk memiliki satu macam gaya belajar atau dapat memiliki kombinasi dari gaya belajar yang berbeda. Di sebagian besar kasus, karakteristik gaya belajar bahkan dapat diamati pada anak balita.
Sekali Anda telah mengenali gaya belajar yang Anda miliki,Anda dapat menerapkan
cara belajar yang terbaik yang sesuai dengan gaya belajar Anda untuk memaksimalkan Prestasi pendidikan Anda.
Manfaat Memahami Gaya Belajar Anda
Penting untuk diingat bahwa Anda sebagai seorang individu adalah pembelajar yang unik. Tidak ada dua orang yang persis sama dan tidak ada dua orang yang bisa belajar dengan cara yang persis sama. Ada banyak keuntungan untuk memahami gaya belajar yang Anda miliki agar dalam belajar, kita bisa memproses informasi dengan lebih efisien dan efektif. Beberapa manfaat tersebut meliputi:
Keuntungan Akademik
· Memaksimalkan potensi belajar Anda
· Berprestasi pada semua tingkat pendidikan
· Memahami cara belajar terbaik dan dan bisa mendapatkan nilai lebih baik pada ujian dan tes
· Mengatasi keterbatasan belajar di dalam kelas
· Mengurangi frustrasi dan tingkat stres siswa
· Mengembangkan strategi belajar Anda untuk efisien dan efektif
Keuntungan Pribadi
· Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri
· Mempelajari cara terbaik menggunakan keunggulan otak Anda
· Mendapatkan wawasan kekuatan serta kelemahan diri Anda
· Mempelajari bagaimana menikmati belajar dengan lebih dalam
· Mengembangkan motivasi untuk belajar
· Mempelajari Bagaimana memaksimalkan kemampuan serta keterampilan alami Anda
Keuntungan Profesional
· Tetap up to date mengenai topik-topik profesional
· Unggul dalam kompetisi/persaingan
· Mengelola tim dengan cara yang lebih efektif
· Mempelajari bagaimana cara memberikan presentasi dengan lebih efektif
· Meningkatkan keterampilan dalam menjual
· Meningkatkan produktifitas Anda
Perlu diingat bahwa tidak ada cara yang benar atau salah dalam belajar.Setiap orang adalah unik dan setiap gaya belajar menawarkan keuntungan serta kekurangan masing-masing. Memahami gaya belajar Anda sendiri dapat membantu Anda untuk belajar serta bekerja secara lebih efisien.
Sekarang , Agar Anda bisa memahami gaya belajar sendiri yang unik, kita akan membahas setiap gaya belajar lebih detail.
1. Visual Learners (Belajar Melalui Penglihatan)
Adalah Pembelajar yang perlu melihat bahasa tubuh guru dan ekspresi wajah untuk sepenuhnya memahami isi pelajaran. Mereka cenderung lebih suka duduk di depan kelas untuk menghindari penghalang visual (misalnya kepala orang). Mereka mungkin berpikir dengan gambar dan dengan media belajar yang terbaik melalu tampilan visual meliputi: diagram, ilustrasi buku teks, video, flipchart dan hand-out. Selama diskusi kuliah atau ruang kelas, pelajar visual biasanya lebih memilih untuk membuat catatan rinci untuk menyerap informasi.
2. Auditory Learners (Belajar Melalui Pendengaran)
Metode belajar mereka yang terbaik adalah melalui lisan dengan ceramah, diskusi, bicara hal-hal melalui dan mendengarkan apa yang orang lain katakan. Pelajar auditori menafsirkan makna yang mendasari pidato dengan mendengarkan nada suara, pitch, kecepatan dan nuansa lainnya. Informasi tertulis mungkin memiliki sedikit arti sampai terdengar. Pembelajar ini lebih mendapatkan keuntungan dengan membaca teks dengan keras dan menggunakan tape recorder.
3. Actile/Kinesthetic Learners (belajar dengan bergerak, melakukan dan menyentuh)
Taktil / Kinestetik adalah pembelajar terbaik melalui pendekatan fisik, aktif menjelajahi dunia fisik di sekitar mereka. Mereka mungkin merasa sulit untuk duduk diam dalam jangka waktu yang lama dan mungkin menjadi terganggu dengan kebutuhan mereka akan aktivitas dan eksplorasi.
Jika Anda Berminat ingin mengetahui Gaya Belajar pada diri anak anda agar bisa memaksimalkan potensi anak dalam belajar, kami telah menyediakan software SiapCerdas 283 sebagai solusi untuk melakukan tes Gaya belajar dengan mudah dan cepat. Selain itu, kami juga menyediakan Tips Belajar untuk masing-masing gaya belajar. Belajar anak di rumah pun akan menjadi lebih menyenangkan :)
sumber:http://www.otakunggul.com/layanan/test-kecerdasan/test-gaya-belajar
Saatnya Belajar Dengan Cara Yang Menyenangkan
- By about me
- 0 komentar
Dalam abad ke 21 ini sudah ada ribuan atau puluhan ribu sekolah, di persada ini, mulai dari tingkat rendah sampai ke tingkat yang lebih tinggi, dibangun sebagai tempat untuk untuk mendidik generasi muda agar mereka bisa menjadi bangsa yang bermartabat. Sekolah itu sendiri coraknya ada tiga, yaitu sekolah formal, informal dan non formal. Sementara rumah itu dengan eksistensi ayah dan ibu juga dapat dianggap sebagai sekolah pertama bagi anak dalam memahami kehidupan dan menguasai life skill (keterampilan hidup)..
Kemudian bagaimana cara pandang anak-anak yang belajar di sekolah tersebut ? Tentu saja juga bervariasi. Ada anak yang memandang sekolah sebagai tempat penyiksaan, karena mereka dipaksa melakukan latihan demi latihan dengan ancaman dan tekanan dari bapak dan ibu guru di sekolah. Ada yang memandang sekolah sebagai penjara, karena terpenjara dari pagi hingga sore sehingga kehilangan waktu untuk menjelajah di sawah dan di kebun. Kemudian juga ada yang memandang sekolah sebagai pabrik otak. Karena disana ada unsur input/ masukan, proses dan output atau produk, dan anak anak didik dipandang sebagai benda dan siap untuk dilatih dan dilatih melulu tanpa memahami apa dan bagaimana hakekat belajar itu sendiri. Idealnya semua anak musti memandang sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk transfer ilmu agar berubah menjadi manusia yang lebih beradab. .
Rasa senang dalam belajar adalah masalah suasana hati. Ini diperoleh melalui perlakukan guru dan orang tua melalui dorongan dan motivasi mereka. Sebenarnya yang diperlukan oleh anak-anak dalam belajar adalah rasa percaya diri. Maka tugas orang tua dan guru tentu saja menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Dari pengalaman hidup, kita sering menemukan begitu banyak anak yang ragu-ragu atas apa yang mereka pelajari, sehingga mereka perlu didorong dan diberi semangat lewat kata- kata dan perlakuan.
Agar setiap anak bisa belajar dengan senang dan memperoleh hasil yang optimal, maka orang tua sebagai pengasuh di rumah dan guru dari balik dinding sekolah perlu memperkenalkan tentang keterampilan belajar, kemampuan dalam berkomunikasi dan memperoleh lingkungan yang menyenangkan. Ternyata belajar juga memerlukan keterampilan. Agar seorang siswa tidak terjebak dalam kebosanan gaya belajar yang monoton (belajar cuma sekedar mencatat perkataan guru dan menghafal melulu) maka mereka perlu tahu bagaimana cara membaca, cara mencatat, cara mengolah suasana hati yang jitu, cara mengolah lingkungan dan cara berkomunikasi dengan guru dan teman teman selama pembelajaran.
Kemampuan dalam berkomunikasi juga menentukan apakah suasana belajar menyenangkan atau tidak. “Bukankan hidup kita juga ditentukan oleh suasana komunikasi atau seni berbahasa”. Berbahasa ? Tentu saja cara berbahasa itu ada 2 macam yaitu: yang menyenangkan atau cara berbahasa yang mengecewakan. Guru maupun orang tua, walaupun katanya selalu mendorong anak agar jadi pintar dalam belajar namun kadang kala cara berbahasa kurang pas menurut pribadi sang anak. “Aku tidak senang belajar dengan guru itu…. Atau tidak suka dengan suasana di rumah ?”. Tentu saja karena gaya berbahasa yang kasar, cerewet, banyak mengomel, suka membentak, banyak memperolok-olokan sang anak, meremehkan harga diri dan ada belasan cara berbahasa negatif lainnya.
Dua orang yang sedang jatuh cinta bisa hubungan mereka bisa segera putus gara-gara berbahasa yang tidak simpatik menurut pandangan partnernya. Sebaliknya cinta mereka bisa langgeng karena “cara berbahasa yang menarik” selalu mempertahan cara berbahasa yang sopan, santun dan lembut. Suasana berbahasa yang menyenangkan (bernuansa positif: bahasa yang penuh pujian, dorongan/ motivasi dan penghargaan) dan diikuti oleh lingkungan yang menyenangkan tentulah akan membuat potensi belajar anak akan meningkat. Suasana lingkungan rumah yang kerap membuat anak tidak nyaman adalah kondisi rumah yang sempit, pengap, sembrawut dan ruangan rumah yang hiruk pikuk oleh suara elektronik (lagu dan tayangan televise) yang cedrung membuat kita sendiri susah berkomunikasi apalagi berkonsentrasi dalam belajar.
Secara umum mengapa pembelajaran anak kecil lebih sukses dibandingkan pembelajaran yang dilakukan oleh orang dewasa? Sehingga ada pribahasa yang mengatakan bahwa “Belajar diwaktu kecil ibarat menulis di atas batu (akan selalu berbekas) dan belajar di waktu dewasa ibarat melukis di atas air (apa yang dipelajari akan cepat jadi sirna)”. Penyebabnya adalah selain faktor pertumbuhan otak, masa anak-anak dan remaja disebut sebagai the golden age- masa pertumbuhan otak yang pesat, adalah juga karena anak kecil cenderung melalui instink belajar secara global. Global learning atau belajar secara menyeluruh, ya ibarat bayi atau anak kecil yang meneliti lingkungan lewat mulut, tangan, dan mata untuk mengeksplorasi apa saja apa yang dapat dijangkau.
Beruntunglah bayi dan anak kecil yang memiliki orang tua yang peduli dalam merangsang mereka dalam global learning- menyediakan sarana bermain dan belajar, kertas untuk dicoret atau untuk digunting, bunyi-bunyian, dan benda-benda lain untuk digengagam dan dilempar. Tanpa diikuti oleh kebiasaan orang tua yang terlalu banyak menolong, mengeritik dan serba banyak melarang. Selanjutnya bahwa untuk membuat suasana belajar bisa menjadi nyaman, sangat dipengaruhi oleh respond dan rangsangan (stimulus) lingkungan serta bagaimana tekhnik belajar/ mencatat dan pengalaman pribadi anak atau kita sendiri.
Respon dan stimulus lingkungan
Tiap hari anak memperoleh dua macam komentar dari teman, orang tua, dan lingkungan yaitu komentar positif dan komentar negatif. Komentar yang sering terucap berhubungan dengan belajar bisa jadi berupa serangkaian kata-kata pujian atau cacian. “Kamu memang hebat, kamu memang pintar, kamu memang jenius, kamu memang disiplin atau yang negatif: kamu sungguh kurang ajar, kamu betul-betul bodoh, otak mu mungkin sudah penuh dengan pasir, kamu memang idiot, dan ada lagi sejuta kalimat negatif lain yang sangat ampuh dalam menyayat perasaan sang anak”.
Sangat berbahaya bila sang anak atau sang siswa terlalu banyak memperoleh komentar negatif. Sebab semangatnya bisa jadi melorot. “Percuma saja aku rajin belajar atau rajin bekerja karena toh aku tidak akan pernah dihargai sebagai manusia”. Kalau begitu mengapa kita terbiasa gencar membombardir anak-anak atau orang- orang yang posisinya berada di bawah kekuasan kita dengan stimulus negatif. Mungkin gara-gara merasa sok berkuasa atau sok punya power yang membuat orang merasa mudah melemparkan kritikan dan komentar negatif.
Ada anak yang secara sekilas dipandang sangat beruntung karena tinggal dengan orang tua yang berpenampilan sangat gagah dan fasilitas hidup cukup mewah- punya mobil, disuruh ikut les ini dan les itu. Namun sang anak malah bermimpi bahwa alangkah indahnya kalau bisa pindah rumah. Ada apa gerangan? Ternyata Ia (anak) sering kena ancam atau tidak ada contoh,, “Kamu sudah aku masukan les privat sains dan les privat matematik, kalau masih rendah nilai mu, kau pindah saja sekolah ke kampung”. Itulah karena kebiasaan mengancam dan kritikan negatif, maka kecerdasan anak pada akhirnya akan mandek pada usia sekolah.
Sebaliknya, sekali lagi, beruntunglah anak yang memperoleh rangsangan dan respon positif. Anak anak yang memperoleh kaya rangsangan akan bisa menjadi pelajar yang sukses. Dengan kata lain bahwa lingkungan yang miskin rangsangan dan dan dibombardir dengan respon negatif berpotensi menciptakan anak menjadi pelajar yang lamban.
Mengapa guru dan orang tua kok senang dengan misbehave atau salah bersikap? Jika anak merasa kurang percaya diri, maka bantulah dia. Coba menemukan hal hal positif pada dirinya dan pujilah dia agar rasa percaya dirinya bisa datang. Komentar-komentar positif dapat membangkitkan percaya diri mereka.
Orang belajar memang tergantung pada faktor fisik (suasana lingkungan), faktor emosional (suasana hati) dan faktor sosiologi atau lingkungan teman, guru, orang tua dan budaya sekitar. Maka berilah suasana pencerahan pada lingkungan, suasana hati dan suasana sosiologi anak.
Tekhnik menctat dan pengalaman pribadi
Cara belajar dan pengalaman pribadi juga menentuka apakah belajar itu nyaman dan menyenangkan atau tidak. Karakter orang belajar memang sangat bervariasi. Ada yang senang belajar dengan cahaya terang atau agak redup, ada yang belajar dengan berkelompok atau sendiri, ada yang senang belajar pakai musik atau suasana sepi, dan ada yang senang belajar dengan suasana berantakan atau rapi. Maka guru, juga para orang tua, perlu memahami variasi mereka dalam belajar dan jangan pernah terlalu mencampuri variasi belajar mereka - kalau akibatnya membuat anak kurang nyaman dan kurang senang dalam belajar.
Bobbi De Porter dan Hernacki (2002) mengatakan bahwa variasi belajar atau modalitas (cara menyerap informasi) juga bervariasi pada setiap orang. Ada orang atau anak yang mengandalkan kekuatan visual yaitu membaca, karakter orangnya adalah cara berbicara cepat. Ada yang bersifat auditorial atau mendengar, karakter orangnya adalah suka bicara sendiri dan kecepatan berbicara sedang, Kemudian ada orang berkarakter kinestetik atau banyak gerakan. Orangnya susah untuk tenang atau duduk diam dan berbicaranya lambat.
Perlu diingat bahwa dalam belajar, supaya anak juga perlu aktif dalam mencatat. Mencatat dalam belajar bermanfaat untuk meningkatkan daya fakir mereka. Ada dua macam cara mencatat: mencatat dengan membuat peta konsep (menulis poin-poin penting dan membuat hubunganya) dan mencatat tulis susun, atau menulis poin poin penting secara bersusun saja. Kiat tambahan dalam mencatat adalah mencatat untuk mendengar secara aktif, misal dalam seminar, pidato, ceramah.. Usahakan duduk paling depan.
Percaya atau tidak bahwa kita semua adalah penulis. Dorongan untuk menulis itu sama besar dengan dorongan untuk berbicara yaitu untuk mengkomunikasikan fikiran dan pengalaman kita. Selanjutnya milikilah dan perkayalah pengalaman hidup. Milikilah pengalaman pribadi yang banyak dan beragam dengan cara banyak bergaul dan melakukan perjalanan . Sebab orang yang mempunyai koleksi pengalaman pribadi yang banyak akan lebih kreatif dalam belajar dari pada orang yang kurang pengalamannya.
Selain membiasakan mencatat selama belajar maka anak juga perlu mempunyai minat membaca dan mengetahui cara-cara membaca yang tepat. Perlu untuk diketahui tentang kecepatan membaca. Ada kecepatan membaca yang regular atau kecepatan biasa-biasa saja. Skimming atau membaca dengan melihat cepat, misal membaca buku telepon dan mencari kata dalam kamus. Scanning yaitu membaca sekilas, misalnya membaca headline pada Koran atau melihat daftar.
Agar kita, anak, siswa dan siapa saja bisa merasakan suasana belajar yang menyenangkan maka musti membiasakan untuk berfikir kreatif. Hidup ini indah atau susah memang ditentukan oleh suasana hati dan fikiran. Berfikir kreatif, bukanlah masalah kerja lebih keras, tetapi berfikir dengan banyak alternatif. Orang yang kreatif senang selalu mencoba, melakukan petualangan dan bermain-main dengan tantangan. Salah satu latihan kreatif adalah bercerita tentang kejadian sehari-hari. “Ibu guru, bapak guru dan ayah-ibu di rumah perlu untuk menyisihkan sedikit waktu agar bisa sharing dan berbagi cerita tentang indah dan mudahnya hidupm ini dengan anak”. Last but not least (akhir kata) bahwa siswa/ anak perlu untuk mengulang materi pelajaran akan meningkatkan daya ingat dan pemahaman, sehingga belajar itu akhirnya memang bias jadi asyik, nyaman dan menyenangkan. .
sumber :Bobbi De Porter dan Mike Hernacki. 2002. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa) Marjohan M.Pd, Guru SMA Negeri 3 Batusangkar.
Kemudian bagaimana cara pandang anak-anak yang belajar di sekolah tersebut ? Tentu saja juga bervariasi. Ada anak yang memandang sekolah sebagai tempat penyiksaan, karena mereka dipaksa melakukan latihan demi latihan dengan ancaman dan tekanan dari bapak dan ibu guru di sekolah. Ada yang memandang sekolah sebagai penjara, karena terpenjara dari pagi hingga sore sehingga kehilangan waktu untuk menjelajah di sawah dan di kebun. Kemudian juga ada yang memandang sekolah sebagai pabrik otak. Karena disana ada unsur input/ masukan, proses dan output atau produk, dan anak anak didik dipandang sebagai benda dan siap untuk dilatih dan dilatih melulu tanpa memahami apa dan bagaimana hakekat belajar itu sendiri. Idealnya semua anak musti memandang sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk transfer ilmu agar berubah menjadi manusia yang lebih beradab. .
Rasa senang dalam belajar adalah masalah suasana hati. Ini diperoleh melalui perlakukan guru dan orang tua melalui dorongan dan motivasi mereka. Sebenarnya yang diperlukan oleh anak-anak dalam belajar adalah rasa percaya diri. Maka tugas orang tua dan guru tentu saja menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Dari pengalaman hidup, kita sering menemukan begitu banyak anak yang ragu-ragu atas apa yang mereka pelajari, sehingga mereka perlu didorong dan diberi semangat lewat kata- kata dan perlakuan.
Agar setiap anak bisa belajar dengan senang dan memperoleh hasil yang optimal, maka orang tua sebagai pengasuh di rumah dan guru dari balik dinding sekolah perlu memperkenalkan tentang keterampilan belajar, kemampuan dalam berkomunikasi dan memperoleh lingkungan yang menyenangkan. Ternyata belajar juga memerlukan keterampilan. Agar seorang siswa tidak terjebak dalam kebosanan gaya belajar yang monoton (belajar cuma sekedar mencatat perkataan guru dan menghafal melulu) maka mereka perlu tahu bagaimana cara membaca, cara mencatat, cara mengolah suasana hati yang jitu, cara mengolah lingkungan dan cara berkomunikasi dengan guru dan teman teman selama pembelajaran.
Kemampuan dalam berkomunikasi juga menentukan apakah suasana belajar menyenangkan atau tidak. “Bukankan hidup kita juga ditentukan oleh suasana komunikasi atau seni berbahasa”. Berbahasa ? Tentu saja cara berbahasa itu ada 2 macam yaitu: yang menyenangkan atau cara berbahasa yang mengecewakan. Guru maupun orang tua, walaupun katanya selalu mendorong anak agar jadi pintar dalam belajar namun kadang kala cara berbahasa kurang pas menurut pribadi sang anak. “Aku tidak senang belajar dengan guru itu…. Atau tidak suka dengan suasana di rumah ?”. Tentu saja karena gaya berbahasa yang kasar, cerewet, banyak mengomel, suka membentak, banyak memperolok-olokan sang anak, meremehkan harga diri dan ada belasan cara berbahasa negatif lainnya.
Dua orang yang sedang jatuh cinta bisa hubungan mereka bisa segera putus gara-gara berbahasa yang tidak simpatik menurut pandangan partnernya. Sebaliknya cinta mereka bisa langgeng karena “cara berbahasa yang menarik” selalu mempertahan cara berbahasa yang sopan, santun dan lembut. Suasana berbahasa yang menyenangkan (bernuansa positif: bahasa yang penuh pujian, dorongan/ motivasi dan penghargaan) dan diikuti oleh lingkungan yang menyenangkan tentulah akan membuat potensi belajar anak akan meningkat. Suasana lingkungan rumah yang kerap membuat anak tidak nyaman adalah kondisi rumah yang sempit, pengap, sembrawut dan ruangan rumah yang hiruk pikuk oleh suara elektronik (lagu dan tayangan televise) yang cedrung membuat kita sendiri susah berkomunikasi apalagi berkonsentrasi dalam belajar.
Secara umum mengapa pembelajaran anak kecil lebih sukses dibandingkan pembelajaran yang dilakukan oleh orang dewasa? Sehingga ada pribahasa yang mengatakan bahwa “Belajar diwaktu kecil ibarat menulis di atas batu (akan selalu berbekas) dan belajar di waktu dewasa ibarat melukis di atas air (apa yang dipelajari akan cepat jadi sirna)”. Penyebabnya adalah selain faktor pertumbuhan otak, masa anak-anak dan remaja disebut sebagai the golden age- masa pertumbuhan otak yang pesat, adalah juga karena anak kecil cenderung melalui instink belajar secara global. Global learning atau belajar secara menyeluruh, ya ibarat bayi atau anak kecil yang meneliti lingkungan lewat mulut, tangan, dan mata untuk mengeksplorasi apa saja apa yang dapat dijangkau.
Beruntunglah bayi dan anak kecil yang memiliki orang tua yang peduli dalam merangsang mereka dalam global learning- menyediakan sarana bermain dan belajar, kertas untuk dicoret atau untuk digunting, bunyi-bunyian, dan benda-benda lain untuk digengagam dan dilempar. Tanpa diikuti oleh kebiasaan orang tua yang terlalu banyak menolong, mengeritik dan serba banyak melarang. Selanjutnya bahwa untuk membuat suasana belajar bisa menjadi nyaman, sangat dipengaruhi oleh respond dan rangsangan (stimulus) lingkungan serta bagaimana tekhnik belajar/ mencatat dan pengalaman pribadi anak atau kita sendiri.
Respon dan stimulus lingkungan
Tiap hari anak memperoleh dua macam komentar dari teman, orang tua, dan lingkungan yaitu komentar positif dan komentar negatif. Komentar yang sering terucap berhubungan dengan belajar bisa jadi berupa serangkaian kata-kata pujian atau cacian. “Kamu memang hebat, kamu memang pintar, kamu memang jenius, kamu memang disiplin atau yang negatif: kamu sungguh kurang ajar, kamu betul-betul bodoh, otak mu mungkin sudah penuh dengan pasir, kamu memang idiot, dan ada lagi sejuta kalimat negatif lain yang sangat ampuh dalam menyayat perasaan sang anak”.
Sangat berbahaya bila sang anak atau sang siswa terlalu banyak memperoleh komentar negatif. Sebab semangatnya bisa jadi melorot. “Percuma saja aku rajin belajar atau rajin bekerja karena toh aku tidak akan pernah dihargai sebagai manusia”. Kalau begitu mengapa kita terbiasa gencar membombardir anak-anak atau orang- orang yang posisinya berada di bawah kekuasan kita dengan stimulus negatif. Mungkin gara-gara merasa sok berkuasa atau sok punya power yang membuat orang merasa mudah melemparkan kritikan dan komentar negatif.
Ada anak yang secara sekilas dipandang sangat beruntung karena tinggal dengan orang tua yang berpenampilan sangat gagah dan fasilitas hidup cukup mewah- punya mobil, disuruh ikut les ini dan les itu. Namun sang anak malah bermimpi bahwa alangkah indahnya kalau bisa pindah rumah. Ada apa gerangan? Ternyata Ia (anak) sering kena ancam atau tidak ada contoh,, “Kamu sudah aku masukan les privat sains dan les privat matematik, kalau masih rendah nilai mu, kau pindah saja sekolah ke kampung”. Itulah karena kebiasaan mengancam dan kritikan negatif, maka kecerdasan anak pada akhirnya akan mandek pada usia sekolah.
Sebaliknya, sekali lagi, beruntunglah anak yang memperoleh rangsangan dan respon positif. Anak anak yang memperoleh kaya rangsangan akan bisa menjadi pelajar yang sukses. Dengan kata lain bahwa lingkungan yang miskin rangsangan dan dan dibombardir dengan respon negatif berpotensi menciptakan anak menjadi pelajar yang lamban.
Mengapa guru dan orang tua kok senang dengan misbehave atau salah bersikap? Jika anak merasa kurang percaya diri, maka bantulah dia. Coba menemukan hal hal positif pada dirinya dan pujilah dia agar rasa percaya dirinya bisa datang. Komentar-komentar positif dapat membangkitkan percaya diri mereka.
Orang belajar memang tergantung pada faktor fisik (suasana lingkungan), faktor emosional (suasana hati) dan faktor sosiologi atau lingkungan teman, guru, orang tua dan budaya sekitar. Maka berilah suasana pencerahan pada lingkungan, suasana hati dan suasana sosiologi anak.
Tekhnik menctat dan pengalaman pribadi
Cara belajar dan pengalaman pribadi juga menentuka apakah belajar itu nyaman dan menyenangkan atau tidak. Karakter orang belajar memang sangat bervariasi. Ada yang senang belajar dengan cahaya terang atau agak redup, ada yang belajar dengan berkelompok atau sendiri, ada yang senang belajar pakai musik atau suasana sepi, dan ada yang senang belajar dengan suasana berantakan atau rapi. Maka guru, juga para orang tua, perlu memahami variasi mereka dalam belajar dan jangan pernah terlalu mencampuri variasi belajar mereka - kalau akibatnya membuat anak kurang nyaman dan kurang senang dalam belajar.
Bobbi De Porter dan Hernacki (2002) mengatakan bahwa variasi belajar atau modalitas (cara menyerap informasi) juga bervariasi pada setiap orang. Ada orang atau anak yang mengandalkan kekuatan visual yaitu membaca, karakter orangnya adalah cara berbicara cepat. Ada yang bersifat auditorial atau mendengar, karakter orangnya adalah suka bicara sendiri dan kecepatan berbicara sedang, Kemudian ada orang berkarakter kinestetik atau banyak gerakan. Orangnya susah untuk tenang atau duduk diam dan berbicaranya lambat.
Perlu diingat bahwa dalam belajar, supaya anak juga perlu aktif dalam mencatat. Mencatat dalam belajar bermanfaat untuk meningkatkan daya fakir mereka. Ada dua macam cara mencatat: mencatat dengan membuat peta konsep (menulis poin-poin penting dan membuat hubunganya) dan mencatat tulis susun, atau menulis poin poin penting secara bersusun saja. Kiat tambahan dalam mencatat adalah mencatat untuk mendengar secara aktif, misal dalam seminar, pidato, ceramah.. Usahakan duduk paling depan.
Percaya atau tidak bahwa kita semua adalah penulis. Dorongan untuk menulis itu sama besar dengan dorongan untuk berbicara yaitu untuk mengkomunikasikan fikiran dan pengalaman kita. Selanjutnya milikilah dan perkayalah pengalaman hidup. Milikilah pengalaman pribadi yang banyak dan beragam dengan cara banyak bergaul dan melakukan perjalanan . Sebab orang yang mempunyai koleksi pengalaman pribadi yang banyak akan lebih kreatif dalam belajar dari pada orang yang kurang pengalamannya.
Selain membiasakan mencatat selama belajar maka anak juga perlu mempunyai minat membaca dan mengetahui cara-cara membaca yang tepat. Perlu untuk diketahui tentang kecepatan membaca. Ada kecepatan membaca yang regular atau kecepatan biasa-biasa saja. Skimming atau membaca dengan melihat cepat, misal membaca buku telepon dan mencari kata dalam kamus. Scanning yaitu membaca sekilas, misalnya membaca headline pada Koran atau melihat daftar.
Agar kita, anak, siswa dan siapa saja bisa merasakan suasana belajar yang menyenangkan maka musti membiasakan untuk berfikir kreatif. Hidup ini indah atau susah memang ditentukan oleh suasana hati dan fikiran. Berfikir kreatif, bukanlah masalah kerja lebih keras, tetapi berfikir dengan banyak alternatif. Orang yang kreatif senang selalu mencoba, melakukan petualangan dan bermain-main dengan tantangan. Salah satu latihan kreatif adalah bercerita tentang kejadian sehari-hari. “Ibu guru, bapak guru dan ayah-ibu di rumah perlu untuk menyisihkan sedikit waktu agar bisa sharing dan berbagi cerita tentang indah dan mudahnya hidupm ini dengan anak”. Last but not least (akhir kata) bahwa siswa/ anak perlu untuk mengulang materi pelajaran akan meningkatkan daya ingat dan pemahaman, sehingga belajar itu akhirnya memang bias jadi asyik, nyaman dan menyenangkan. .
sumber :Bobbi De Porter dan Mike Hernacki. 2002. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa) Marjohan M.Pd, Guru SMA Negeri 3 Batusangkar.
Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan
- By about me
- 0 komentar
» Kumpulan Tips dan Triks » Tips Belajar » Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan
Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan
Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan. Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Sumber Tulisan: Organisasi.org
Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan
Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan. Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Sumber Tulisan: Organisasi.org
7 tips menumbuhkan semangat belajar anak di rumah
- By about me
- 0 komentar
1.Pelajari tahap-tahap perkembangan anak
Usia 0-2 tahun adalah tahap sensorimotor (merasakan dunia melalui gerak dan indera, dan mempelajari keberadaan objek). Usia 2-7 tahun adalah tahap pra-operasional(mulai memiliki kecepatan motorik).Usia 7-11 tahun adalah tahap operasional konkret (mulai berpikir logis tentang kejadian-kejadian nyata).Di atas 11 tahun adalah tahap operasional formal (mulai mengembangkan penalaran abstrak). Denganmempelajari tahap perkembangan anak orang tua bisa mengetahui stimulasi yang di butuhkan anak.
2. Stimulasi anak sesuai kebutuhan
Anak usia prsekolah sampai usia SD awal mulai memiliki kecakapan motorik. Maka senang dengan melibatkan motorik kasar dan motorik halus. Anak usia 7-11 tahun mulai berpikir logis. mereka senang dengan belajar:mengamati alam sekitar,membuat percobaan untuk melihat sebab akibat dll. Anak usia 11 tahun ke atas mulai berpikir abstrak dan senang belajar dengan diskusi.
3. Respon setiap pertanyaan anak
Jangan matikan rasa ingin tahu anak dengan mengabaikan pertanyaan mereka. Pertanyaan adalah salah satu tanda adanya rasa ingin tahu.
4. Apresiasi proses belajar anak
Apapun yang dilakukan anak terutama anak prasekolah yang masih dalam proses belajar berikanlah penilaian positif.
5. Jadilah teman diskusi yang baik
Semakin besar usia anak berusahalah menjadi teman diskusi yang baik.
6. Biasakanlah anak belajar di rumah secara teratur.
yaitu belajar pada jam yang tepat setiap hari. Saat belajar, minimal anak mengulang pelajaran di sekolah dan melihat jadwal pelajaran besok. Pembiasaan belajar hendaknya tidak dilakukan secara drastis dan mendadak jika anak belum punya kebiasaan belajar.
7. Samakan kecenderungan metode belajar di rumah dan di sekolah
Orang tua perlu menjamin kekompakan dalam pola asuh. Ini memudahkan untuk menetapkan metode belajar tertentu untuk anak (sesuai kecenderungan anak).
Sumber: Majalah Parents Guide Vol V no 11 tahun 2007
Usia 0-2 tahun adalah tahap sensorimotor (merasakan dunia melalui gerak dan indera, dan mempelajari keberadaan objek). Usia 2-7 tahun adalah tahap pra-operasional(mulai memiliki kecepatan motorik).Usia 7-11 tahun adalah tahap operasional konkret (mulai berpikir logis tentang kejadian-kejadian nyata).Di atas 11 tahun adalah tahap operasional formal (mulai mengembangkan penalaran abstrak). Denganmempelajari tahap perkembangan anak orang tua bisa mengetahui stimulasi yang di butuhkan anak.
2. Stimulasi anak sesuai kebutuhan
Anak usia prsekolah sampai usia SD awal mulai memiliki kecakapan motorik. Maka senang dengan melibatkan motorik kasar dan motorik halus. Anak usia 7-11 tahun mulai berpikir logis. mereka senang dengan belajar:mengamati alam sekitar,membuat percobaan untuk melihat sebab akibat dll. Anak usia 11 tahun ke atas mulai berpikir abstrak dan senang belajar dengan diskusi.
3. Respon setiap pertanyaan anak
Jangan matikan rasa ingin tahu anak dengan mengabaikan pertanyaan mereka. Pertanyaan adalah salah satu tanda adanya rasa ingin tahu.
4. Apresiasi proses belajar anak
Apapun yang dilakukan anak terutama anak prasekolah yang masih dalam proses belajar berikanlah penilaian positif.
5. Jadilah teman diskusi yang baik
Semakin besar usia anak berusahalah menjadi teman diskusi yang baik.
6. Biasakanlah anak belajar di rumah secara teratur.
yaitu belajar pada jam yang tepat setiap hari. Saat belajar, minimal anak mengulang pelajaran di sekolah dan melihat jadwal pelajaran besok. Pembiasaan belajar hendaknya tidak dilakukan secara drastis dan mendadak jika anak belum punya kebiasaan belajar.
7. Samakan kecenderungan metode belajar di rumah dan di sekolah
Orang tua perlu menjamin kekompakan dalam pola asuh. Ini memudahkan untuk menetapkan metode belajar tertentu untuk anak (sesuai kecenderungan anak).
Sumber: Majalah Parents Guide Vol V no 11 tahun 2007
Langganan:
Postingan (Atom)